Dhani Ahmad Prasetyo Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Dhani Ahmad Prasetyo Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Potretkota.com - Setelah dua kali tertunda, akhirnya Dhani Ahmad Prasetyo oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmat Hari Basuki dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim), dituntut 1 tahun 6 bulan penjara, Selasa (23/4/2019).

"Menuntut terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara," ujarnya Hari Basuki diruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

JPU tetap menilai jika terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo melangar Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).

Seperti diketahui, Ahmad Dhani menghadiri acara deklarasi #2019GantiPresiden, di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu 26 Agustus 2018 lalu. Saat itu, Calon Legislatif (Celeg) Gerindra Surabaya-Sidoarjo menginap di Hotel Mojopahit Surabaya.

Saat itu, kelompok mengatasnamakan gabungan Koalisi Elemen Bela NKRI dengan Ketua Hakim Kadir dan sekretarisnya Eko Pujianto melakukan aksi penghadangan di depan Hotel Mojopahit Surabaya. Koordinator Lapangan Koalisi Elemen Bela NKRI Edi Firmanto yang saat itu melakukan aksi penyampaian pendapat dimuka umum, di depan Hotel Mojopahit, menuntut agar Ahmad Dhani tidak menghadiri deklarasi deklarasi #2019GantiPresiden, dan segera meninggalkan Surabaya untuk kembali ke Jakarta.

Karena Dhani merasa terhalang untuk turut berorasi dalam berdeklarasi di Tugu Pahlawan Surabaya, Ahirnya Dhani membuat video vlog berdurasi 1 menit dan 37 detik di akun instagram pribadinya.

“Assalamualaikum teman-teman yang ada di tempat deklarasi hari ini, saya di hadang di depan Hotel situ... tidak bisa keluar hotel di tahan oleh Polisi dan saya di demo disitu, di demo oleh seratus orang, aneh juga biasanya yang di demo itu kan Presiden, Menteri, Kapolri di demo... ini musisi di demo..., udah gitu musisi yang gak punya backing Polisi, gak punya beking tentara... kita ini kan oposisi kan. Aneh ini yang mendemo yang demo ini yang membela penguasa.. lak lucu. Ya kan lucu ini ... Idiot. Idiot ini... Idiot Idiot ini,” ucap Dhani dengan jari telunjuk tangannya menunjuk ke arah pintu hotel dimana di luar Hotel Mojopahit sedang berlangsung aksi unjuk rasa dari kelompok gabungan sambil mengatakan “mendemo, mendemo orang yang tidak berkuasa”.

Video tersebut diunggah hingga menjadi viral dan mengakibatkan kelompok gabungan koalisi Bela Negara NKRI dengan sebutan Idiot menjadi terhina, di lecehkan dan di cemarkan nama baiknya. (SA)

PKS Surabaya Sebut Penggelembungan Suara Wajar
Pegawai Harindra Group Buat Order Fiktif