Istri Iptu Kaswan Hadi Raup Untung Calo Bintara Polri

Istri Iptu Kaswan Hadi Raup Untung Calo Bintara Polri

Potretkota.com - Dwi Linda Septarini suami Iptu Kaswan Hadi menjanjikan kepada Endah Sukarini agar anaknya, Arif Kurniawan bisa lolos seleksi penerimaan Bintara Polri tahun 2016. Terdakwa pun meminta uang kepad korban Rp 600 juta.

Karena percaya suami seorang polisi, korban Endah menyanggupi. Pembayaran dilakukan secara bertahap. Pertama, Linda yang tinggal di Jember ini minta Rp 200 juta. "Sampai waktu pengumuman nama anak saya (Arif Kurniawan) tidak ada," keluhnya, saat bersaksi secara online dalam sidang Ruang Sidang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (5/10/2021).

Karena nama Arif Kurniawan tidak ada dalam tahap Pantukhir, terdakwa meminta tenang. Linda pun meminta uang lagi dan menyarankan agar anak Endah Sukarini, masuk melalui jalur prestasi sepakbola. Anak korban pun dijanjikan akan bertugas di Makassar. Pembayaran pun dicicil hingga sekitar Rp 520 juta.

Namun, setelah lama menunggu, Arif Kurniawan tidak kunjung diberangkatkan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto seperti yang dijanjikan. Endah pn menagih janji Linda. Sadar ditipu, korban Endah kemudian dilaporkan ke Polda Jatim. "Sampai sekarang uang saya tidak ada yang kembali," tambahnya.

Korban megaku, terpengaruh janjinya terdakwa karena suami seorang polisi. "Saya terpengaruh janji terdakwa Linda, pasti bisa kalau ada biaya. Akhirnya saya mau," ujar Endah Sukarini.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Sudarsana dalam dakwaannya menyatakan, terdakwa Linda menipu korban Endah sendirian tanpa bantuan orang lain. Suaminya, Iptu Kaswan disebut tidak tahu mengenai perbuatan istrinya. "Munculnya nama Kompol Winarsih hanya karangan dari terdakwa untuk membuat percaya Endah," ujarnya.

Sementara, Terdakwa Linda yang tidak didampingi pengacara membenarkan keterangan Endah. Hanya saja, nilainya tidak sampai Rp 600 juta. Namun, dia tidak menyebutkan nilai pastinya. "Iya benar keterangan saksi, tapi tidak sampai Rp 600 juta," pungkasnya. (Tio)

Penipu Mantan Kapolda Jatim Diganjar 2 Tahun
Dosen Unesa Kenalkan Penjenjangan Buku Bahasa