Jaksa Suparlan Tuntut Pengedar Narkoba 1,5 Tahun

Terdakwa Mahasiswa Istimewa

Jaksa Suparlan Tuntut Pengedar Narkoba 1,5 Tahun

Potretkota.com - Perhatian pemerintah dalam memerangi peredaran narkoba jadi perhatian khusus. Tak heran, jika para pengedar diganjar dengan hukuman setimpal.

Tidak seperti Jaksa Suparlan Hadiyanto. Dalam memerangi narkoba, Jaksa dari Kejari Surabaya ini hanya menuntut pengedar dengan hukuman pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Para terdakwa yang mendapat perlakuan istimewa yakni para mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya Timur, diantaranya Yustiawan Dwi Anugerah (24) warga Dukuh Kupang Timur XVII Surabaya Prima Laksana Guntur Prasetyo (23) warga Pinang Lumajang yang tinggal di Ngagel Tirto III Surabaya dan Rizki Pradana (23) warga Semampir Barat Perum Tanjung Permai 1 Surabaya.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yustiawan Dwi Anugerah, terdakwa Prima Laksana Guntur Prasetyo dan terdakwa Rizki Pradana berupa pidana penjara masing-masing selama 1 tahun dan 6 bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” dikutip dari tuntutan Jaksa Suparlan, Selasa, (31/7/2018).

Jaksa pindahan Kejati Papua, Jayapura ini menilai, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Perkara ini tidak direhab,” terang Suparlan. BACA: Jaksa Suparlan Rehabilitasi Pengedar Narkoba?

Tak heran, jika Ketua Majelis Hakim Anne Rusiana diruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akhirnya menghukum para terdakwa Yustiawan, Prima dan Rizki dengan penjara 1 tahun saja.

Seperti pemberitaan sebelunmnya, dalam dakwaan No 1638/Pid.Sus/2018/PN SBY, Yustiawan, Prima dan Rizki, ditangkap Anggota Reskoba Polrestabes Surabaya, Kamis (1/2/2018) lalu.

Dalam penangkapan, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa, paketan sabu 0,26 gram, 11 butir ineks, paketan sabu sekitar 0,76 gram, paketan sabu 0,28 gram, sabu 1,56 gram, sabu 1,18 gram, satu linting rokok ganja 0,32 gram. (Yon)

Tari Gemu Famire TNI Pecahkan Rekor Muri
Green Woman Lakardowo Istighosah di Depan PTUN