Jasa Penukaran Uang Baru Minta Imbalan 10 Persen

Jasa Penukaran Uang Baru Minta Imbalan 10 Persen

Potretkota.com - Menjelang Hari Raya Iul Fitri, seperti tahun-tahun sebelumnya, para jasa penukaran uang baru, di area tugu Pahlawan Surabaya bermunculan. Mereka berkumpul dan kompak meminta imbalan 10 persen dari jasa uang yang ditukar.

"Warga yang ingin menukarkan pecahan uang senilai Rp 100 ribu, harus membayar Rp 110 ribu. Jadi 10 persen potongannya," kata Sholeh saat dipatroli anggota Sabhara Polrestabes Surabaya, Jumat (1/6/2018).

Sholeh mengaku, uang baru yang didapat bukan uang palsu, melainkan jerih payah dari antrean penukaran uang bank. “Ini uang asli dari bank,” akunya.

Sementara, mengantisipasi peredaran uang palsu (upal) yang beredar kekalangan masyarakat, Polrestabes Surabaya berpatroli ke para jasa penukaran uang baru, di area tugu Pahlawan Surabaya.

Dalam patroli keliling tersebut, pihak Polrestabes Surabaya memberikan sosialisasi dan mengecek keaslian uang baru. "Kegiatan ini hanya Antisipasi saja, Agar tidak ada uang palsu yang terpajang disini," ujar Kanit Obvit Polrestabes Surabaya Satsabhara, Iptu Widodo, Jumat (1/6/2018).

Pemeriksaan yang dilakukan Polrestabes Surabaya bukan dengan alat canggih, melainkan secara manual. "Dari pantauan kita, pemeriksaan uang baru dilakukan dengan cara manual, yaitu melihat, meraba dan menerawang," pungka Iptu Widodo.

Kegiatan ini, tidak hanya diakukan di sekitaran Tugu Pahlawan, melainkan Jl Veteran, dan Jl Bubutan Surabaya. (Am)

PT Pelindo III Peringati Lahirnya Pancasila
Susy: Jatah Bantuan Hukum Rp 5 Juta per Perkara