Kadinkes Gresik Menolak Dakwaan Jaksa

Kadinkes Gresik Menolak Dakwaan Jaksa

Potretkota.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, H. Moh. Nurul Dholam dalam sidang eksepsinya di Pengadilan Tipikor Surabaya, menyatakan keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik.

Dalam isi eksepsinya, Penasehat Hukum terdakwa, Ade Sutrisno, SH, mengatakan, pihaknya keberatan atas dakwaan Jaksa. Karena menurutnya, adanya pemotongan dana partisipasi dari jasa pelayanan untuk mendukung kegiatan dinas kesehatan maupun Puskesmas yang tidak didukung anggaran APBD dengan besaran 10% dengan pembagian 7% untuk dinas kesehatan dan 3% untuk Puskesamas itu pada tahun 2014.

Saat itu, menurutnya, kliennya masih belum menjabat sebagai Kepala Dinas kesehatan. Dan, kliennya masih Sekretaris Dinas. "Itu saat Kepala Dinas Kesehatannya dr. Sugeng Widodo," kata Ade di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (27/11/2018).

Ade melanjutkan, klienya sebagai pelaksana tugas (Plt) pada 2016, itupun tidak punya kewenangan dalam membuat kebijakan. Justru pada 2017, saat terdakwa dilantik jadi Kadinkes kebijakan terkait dana partisipasi yang dibuat pendahulunya untuk layanan kesehatan itu dicabut. "dr. Sugeng Widodo seharusnya dipanggil juga," ungkapnya.

Menanggapi eksepsi terdakwa, Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto mempersilakan penasehat hukum terdakwa mempunyai penafsiran berbeda dalam perkara korupsi yang menyangkut Kepala dinas kesehatan tersebut. "Itu kan versinya (pensehat hukum terdakwa). Kita buktikan di persidangan. Kami siap," ucapnya pada Potretkota.com.

Sebagaimana yang diketahui, Nurul Dholam didakwa korupsi dana Kapitasi BPJS Kesehatan Ke Puskesmas-Puskesmas se Kabupaten Gresik pada anggaran 2017 hingga 2018, sebesar Rp 2,451 Miliar. Karena tindakannya tersebut Ia dijerat dengan pasal dakwaan primair pasal 2 dan subsidair pasal 3, atau pasal 12 e atau 12 f Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan tindak pidana korupsi. (Qin)

WNA Amerika Serikat Simpan Ganja dan Sabu
Saksi Pelaksana Proyek Beratkan Kepala Desa