Kali Surabaya Teridentifikasi Mikroplastik

Kali Surabaya Teridentifikasi Mikroplastik

Potretkota.com - Kondisi Sungai di Surabaya teridentifikasi mengandung mikroplastik (potongan kecil plastik ukurannya di bawah lima milimeter yang dapat mencemari lingkungan) yang berdampak pada kesehatan baik manusia maupaun ekosistem lainnya. Hal tersebut disamaikan Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton).

Anggota Riset dan Edukasi Ecoton Andreas Agus Kristanto mengaku, dari hasil penelitian yang dilakukan sejak beberaa tahun ada sekitar 12 perusahaan kertas di Jawa Timur sebagai penyumbang mikroplastik.

"Kandungan mikroplastik yang tercemar dalam bantaran sungai brantas dapat mengganggu ekosistem sungai. Dan sejak tahun 2018 lalu terdapat 73% dalam lambung ikan yang ada di kali Surabaya mengandung mikroplastik," aku Andreas saat jumpa pers terkait 'Ancaman Pencemaran Mikroplastik di Kali Surabaya', Kamis (28/3/2018).

Mikroplastik, biasa disebut Ecoton berasal dari cucian dalam hal ini sabun, plastik, popok yang dibuang di sungai. "Selain itu, salah satunya limbah pabrik kertas dan limbah industri kertas yang dibuang di sungai DAS Brantas yang jelas mengandung mikroplastik," tambah Andreas.

Sementara Dosen Universitas Airlangga (Unair) Nita Citra Sari mengatakan, sungai di Surabaya yang membentang dari Kecamatan Wonokromo Surabaya hingga Kecamatan Driyorejo Gresik, mengandung enam jenis mikroplastik. Terdiri dari fragmen, film, pelet, granule, filamen dan fold secara rinci sebanyak 53 partikel, Film sebanyak 6 partikel, Pelet sebanyak 1 partikel, Granule sebanyak 4 partikel dan Fold sebanyak 6 partikel. Kandungan tersebut dihitung pada setiap liter air sungai di Surabaya.

"Hasil temuan itu berdasarkan dari penelitian identifikasi badan air antara Ecoton dan Unair di tiga segmen sungai di Surabaya sejauh 24 KM," kata Nita.

Untuk itu Ecoton mendorong Pemerintah memperketat baku mutu buangan limbah industri kertas dan plastik dengan menambahkan parameter uji mikroplastik ke dalam baku mutu sebagai upaya pengendalian sumber mikroplastik. (Tio)

Arzeti Bilbina Huzaimi Siap Lanjutan Amanah Rakyat
WNA Amerika Dihukum 4 Tahun 2 Bulan Penjara