KPK Tetapkan Muhammad Romahurmuziy Tersangka

Korupsi Lelang Jabatan di Kemenag

KPK Tetapkan Muhammad Romahurmuziy Tersangka

Potretkota.com - Tidak sampai 24 jam, Komisi Pemberantasan Korupsin (KPK) menetapkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy (RMY) sebagai tersangka perkara suap jabatan di Kementrian Agama (Kemenag) tahun 2018 -2019..

Penetapan tersangka ini bersama Kakanwil Kemenag Prov Jatim Haris Hasanuddin (HRS), dan Kadis Kemenag Kab Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ).

Wakil Pimpinan KPK, Laode M Syarief, tersangka merupakan penerima suap dan menyerahkan suap, untuk lelang jabatan di Kemenag Gresik dan Kemenag Jatim. “Setelah melakukan pemeriksaan, maka disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji terkait seleksi jabatan pada Kemenag tahun 2018-2019,” katanya, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Syarief, Operasi Tangkap Tangan (OTT) berawal ada informasi jika ada penyerahan uang Haris Hasanuddin kepada Rommy melalui asisten Amin Nuryadin (AN), di Hotel Bumi Surabaya, Rp 50 juta. “Pada 6 Februari 2019, HRS telah menyetor sekitar Rp 250 juta sebagai duit pelicin seleksi jabatan. Uang pelicin langsung di kepada Rommy di kediamannya,” ujarnya.

Lelang jabatan sendiri, diumumkan Kemenag pada akhir tahun 2018 melalui ‘Sistem Layanan Lelang Jabatan Calon Pejabat Pimpinan Tinggi’. Padahal, Menteri Agama Lukman Syaifuffin menilai HRS pernah mendapat sanksi disiplin. “Jadi HRS ini sebenarnya dianggap nggak lulus, karena diduga pernah mendapatkan hukuman disiplin,” tambah Syarief.

Meski demikian, diduga ada lobi khusus, HRS lalu lolos seleksi jabatan. Pada awal Maret 2019, HRS dilantik oleh Menteri Agama Lukman Syaifuffin menjadi kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Selanjutnya, pada 12 Maret 2019, MFQ berkomunikasi HRS untuk dipertemukan dengan RMY. MFY datang ke Hotel bersama Abdul Wahan (AHB), Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik dari PPP. Dari tangan MFY, KPK mengamankan uang Rp 17,7 juta dalam amplop putih.

Selain itu, dari ANY juga diamankan uang Rp 70.200.000. Sehingga, total uang yang diamankan dari ANY Rp 120.200.000. Dari tangan HRS Rp 18,85 juta.

Kemudian KPK mendatangi kantor Kemenag dan melakukan penyegelan sejumlah ruangan, di antaranya ruangan Menag dan ruangan Sekjen Kemenag, total uang yang diamankan tim sebesar Rp 156.758.000.

Akibat perbuatannya, RMY dijerat pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak PIdana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan HRS dan MFY disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Hyu)

Ketua PPP Muhammad Romahurmuziy Ditangkap
Polres Banjar Pecahkan 2 Rekor, MURI dan LEPRID