Limbah RPH Sukorejo Dibuang ke Saluran Irigasi

Limbah RPH Sukorejo Dibuang ke Saluran Irigasi

Potretkota.com - Para pedagang pasar meresahkan bau limbah darah dan kotoran hewan yang dibuang sembarangan di area setempat. Limbah itu berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di pasar Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Selain di buang di area pasar, limbah cair berbentuk darah dan kotoran hewan itu dibuang ke irigasi dekat lingkungan warga Desa Glagah, Kecamatan Sukorejo. Sehingga dampak bau busuk yang menyengat itu mengganggu pernafasan dan kenyamanan warga.

"Bau limbah bekas potong hewan sangat mengganggu pernafasan, sehingga berdampak pada kesehatan orang. Bau ini sudah lama dikeluhkan, tapi masi tetap di buang sembarangan ke saluran irigasi. Gara-gara ini berdampak pada ekonomi, khususnya dagangan menjadi sepi," ucap Khotijah salah satu pedagang pasar yang dekat lokasi RPH, baru-baru ini.

Senada disampaikan warga setempat, Jumiati bahwasanya bau limbah bekas potong hewan itu sangat menyengat. Apalagi ini musim kemarau, bau limbah cair yang mengendap di saluran irigasi seperti bekas darah dan kotoran hewan tersebut mengundang banyak nyamuk demam berdarah. "Dikawatirkan menggangu kesehatan orang yang dapat menimbulkan kematian," ujarnya.

Sedangkan petugas lapangan RPH, Rifai Zuhri mengaku limbah cair bekas potong hewan itu memang di buang di saluran irigasi, alasnnya karena tidak ada tempat lain. Pembuanganya juga dipilah antara limbah padat dan cairnya. "Untuk limbah padatnya diangkut dan dibuang ke tempat lain. Sementara untuk bekas cairanya di semprot air lalu dialirkan ke irigasi. Tidak menutup kemungkinan, tempat RPH selalu dibersihkan setiap hari," singkatnya

Sementara, Kepala UPTD RPH Sukorejo Sugeng Haryanto menyebut, komplain warga masalah bau limbah segera dicarikan solusi. "Kesulitan kami, untuk RPH Sukorejo belum menemukan tempat yang pas jauh dari pemukiman. Ini yang ingin kami pecahkan. Soal RPH ada 10 tempat yang terbagi di seluruh Kabupaten Pasuruan," pungkasnya. (Mat)

Pelindo III Jalin Kerja Sama dengan Pushidrosal
5 Tersangka Korupsi Madin dan Ponpes Dipenjara