Manghayu Kukuh Bagaskara 5 Kali Dipenjara

Spesialis Pencurian Sepeda Pancal

Manghayu Kukuh Bagaskara 5 Kali Dipenjara

Potretkota.com - Manghayu Kukuh Bagaskara (21) pemuda asal Mojokerto yang tinggal di kawasan Jl Rungkut Menanggal Surabaya dan temannya Ricky Fajar Adiputra (27) warga Jl Mojo III Gubeng Surabaya, spesialis pencuri sepeda angin ini oleh Ketua Majelis Hakim Dwi Winarko, dihukum 9 bulan penjara.

"Menjatuhkan hukuman selama 9 bulan penjara, terhadap masing-masing terdakwa," kata Dwi Winarko diruang sidang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (7/1/2019) kemarin.

Mendengar vonis hakim, keduanya yang bersalah meanggar Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian langsung menyatakan menerima, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. "Ampun, saya kapok pak hakim," aku Manghayu Kukuh Bagaskara.

Pernyataan Kukuh kemudian ditimpali oleh hakim. "Kamu kan residivis, buktinya diulangi lagi," tanya hakim, namun tidak dijawab oleh terdakwa.

Meski residivis, putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid dari Kejari Surabaya, yang memberikan tuntutan hukuman hanya 1 tahun penjara.

Perlu diketahui, Manghayu Kukuh Bagaskara bersama Ricky Fajar Adiputra saat melewati kos-kosan Jalan Tenggilis Mejoyo Selatan, melihat sepeda ontel merk Wimcycle Andrenaline. Melihat suasa sepi, sepeda bernilai Rp 9 juta milik korban Dhimas Galih Adi Gusti dibawa begitu saja tanpa rasa berdosa. Sepeda curian kemudian disembunyikan ke daam garasi Hotel kawasan Jalan Raya Nginden Utara Surabaya, Minggu (23/9/2018).

Ricky Fajar Adiputra sendiri juga disidangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi dari Kejari Surabaya, Deddy Arisandi. Dalam Perkara nomor 3344/Pid.B/2018/PN Sby, warga Mojo Surabaya didakwa bersama Aji Slamet alias Wasit telah melakukan pencurian Sepeda Gunung Merk Polygon warna hitam dengan harga Rp 5 juta milik korban Farida Handayani, warga Jalan Kutisari Indah Selatan Surabaya.

Rekam Jejak Pencurian Manghayu Kukuh Bagaskara

1. Desember 2013, bersama Ivan Syahril Firmansyah dan Evan Darma Saputra, Manghayu Kukuh Bagaskara terlibat kasus pencurian sepeda angin lipat merk Phoenix, milik Anshori warga Brebek Waru Sidoarjo. Komplotan ini diganjar hukuman 4 bulan 15 hari.

2. Oktober 2015, Manghayu Kukuh Bagaskara dan Ade Kurniawan alias Bolang, melakukan pencurian sepeda Merk Polygon warna hitam seharga Rp 12 juta milik Marisa Budihardjo warga Jalan Taman Klampis Anom Surabaya. Keduanya diganjar hukuman 10 bulan penjara.

3. September 2016, Manghayu Kukuh Bagaskara melakukan pencurian bersama Aurito Libertyo, mencuri sepeda pancal milik Joko Sri Handono, warga Perumahan Taman Tiara Desa Pagerwojo, Buduran Sidoarjo. Saat itu Kukuh diganjar hukuman 7 bulan penjara.

4. November 2017, Manghayu Kukuh Bagaskara bersama Rizal Kentang melakukan pencurian sepeda angin merek Polygon warna hitam harga Rp 6,25 juta, milik Farid Effendi warga Jalan Putra Bangsa III Wonoayu Rungkut Surabaya. Rizal tidak tertangkap, sedangkan Kukuh diganjar hukuman 1 tahun 2 bulan penjara.

5. September 2018, Manghayu Kukuh Bagaskara kembali tertangkap bersama Ricky Fajar Adiputra, dan diganjar hukuman 10 bulan saja. (SA)

'Beking' BBM Ilegal Madiun Ngaku Dari Mabes Polri
Imigrasi Perak Deportasi WNA Cina dan India