Mantan Pejabat Lapas Jember Diadukan Patok Harga Asimilasi Rp 10 Juta​

Mantan Pejabat Lapas Jember Diadukan Patok Harga Asimilasi Rp 10 Juta​

Potretkota.com - Wahyu Dhita Putranto, mantan Pejabat Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Ke II A Jember, dilaporkan SG istri narapidana penadah hasil pencurian, Asyari yang diganjar 8 bulan penjara.

SG mengadukan Wahyu Dhita Putranto, karena saat itu menjanjikan suaminya segera bebas dari penjara karena program Asimilasi dari Pemerintah. "Bulan April 2021, saya dimintai uang Rp 10 juta. Dijanjikan sebelum bulan Juni 2021 suami bebas dari hukuman," katanya.

Meski sudah membayar, Asyari yang ditangkap pertengahan bulan November 2020 tidak kunjung keluar seperti yang dijanjikan, sebelum bulan Juni 2021. "Suami keluar tanggal 2 Juni 2021 bukan program Asimilasi, tapi kena program Cuti Beryarat (CB)," tambah SG.

Informasinya, pemberian uang Rp 10 juta dilakukan Asyari diruang kerja Wahyu Dhita Putranto, bersama narapidana lain yang akrab disapa Leo. Jadi saat itu total ang diterima Wahyu Dhita Putranto yaitu Rp 20 juta.

Atas tudingan tersebut, Wahyu Dhita Putranto terkait uang Rp 10 juta untuk biaya pengurusan Asimilasi, belum berhasil dikonfirmasi, Senin (7/6/2021).

Sementara, Kasubag Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi (Kemenkumham) Jawa Timur, Ishadi Maja Prayitno mengaku, masih melakukan pengecekan dan pendalaman. "Apabila terbukti bersalah, maka tidak segan untuk melakukan penindakan sesuai peraturan yang berlaku," tegasnya, akan berkerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomer 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. (Tio)

Kaca Mobil Wartawan TV Pasuruan Dipecah OTK
Gempur Jatim Target UMKM Punya Izin Edar BPOM