Masih Perkara YKP, GPD Siapkan Gugatan Seri 3

Masih Perkara YKP, GPD Siapkan Gugatan Seri 3

Potretkota.com - Selagi menunggu sidang putusan sidang perkara Nomor 1120/Pdt.G/2020/PN Sby, Gerakan Putra Daerah (GPD) yang saat ini melawan Kejaksaan Agung Cq Kejaksaan Jawa Timur, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, mempersiapkan gugatan jilid 3.

Hal itu disampaikan Danny Wijaya SH penasihat hukum GPD. "Masih kami susun gugatan seri 3," katanya singkat.

Dalam gugatan seri 3, pihak GPD rencana menggandeng beberapa elemen masyarakat. "Kami rencana menggandeng para pihak untuk mengungkap kebobrokan penyerahan aset serta dugaan korupsi YKP," tambah Wijaya sapaan akrab Danny Wijaya SH.

Sementara, Humas GPD Shodiqin mengklaim, gugatan seri 3 dipastikan lebih greget. "Gugatan seri 3 saya pastikan lebih seru. Jangan sampai dilewatkan," klaimnya.

Untuk diketahui, seri 1, GPD menggugat Ketua DPRD Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya dan YKP. Ketua Majelis Hakim Ojo Sumarna tidak menghendaki gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam putusannya, Majelis meminta agar gugatan perkara No 619/Pdt.G/2020/PN Sby tanggal 6 Juli 2020 dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Seri 2, GPD menggugat Kejaksaan. Kali ini Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik lebih cermat. Karena urusan Yayasan melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), perkara ini bergulir di PN Surabaya. "Pengadilan Negeri Surabaya berwenang memeriksa dan mengadili perkara a quo, Memerintahkan para pihak untuk melanjutkan pemeriksaan a quo, Menangguhkan biaya perkara hingga putusan akhir," jelasnya saat putusan sela, Selasa (2/3/2021) lalu.

Alasan Kejaksaan digugat karena sudah menghentikan perkara dugaan korupsi bernilai triliunan rupiah, padahal saat itu Kejaksaan sudah menemukan dua alat bukti temasuk Perbuatan Melawan Hukum. Kejaksaan juga sudah menyerahkan aset YKP dengan cuma-cuma tanpa preses peradilan ataupun lelang. GPD menilai pengembalian aset tidak berpihak kepada masyarakat khususnya warga Surabaya yang tidak punya rumah. (Tio)

PDIP Pasuruan Gelar Kepengurusan 2021-2026
Christian Halim Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara