Omset Rp 10 Juta, Eliana Maria Jualan Obat Ilegal

Omset Rp 10 Juta, Eliana Maria Jualan Obat Ilegal

Potretkota.com - Eliana Maria Magdalena Halim Putri, diadili karena menjual obat-obatan tampa ada ijin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Karena itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darmawati Lahang dan JPU Sri Rahayu, mendakwa terdakwa ang tinggal di kawasan Perumahan Babatan Indah, Wiyung Surabaya ini dengan Pasal 197 Undang-Undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Saat sidang, JPU menghadirkan saksi Sutono dan Lukas pegawai BPOM Surabaya. Menurut saksi, rencana sediaan farmasi adalah obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetik akan dijual. "Sediaan farmasi tersebut tidak ada izin edar. Recana mau dijual belikan untuk klinik juga suntik pemutih," katanya, di Sidang Sari 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (27/4/2021).

Hal tersebut dibenarkan oleh terdakwa yang terlihat tidak dipenjara, Eliana Maria Magdalena Halim Putri. Menurutnya, obat-obatan tersebut dibeli dari online kemudian dijual lagi melalui online atau sosial media. Untuk harganya bervariasi, seperti vitamin itu biaanya Rp 100 ribu. Omset perbulan bisa mencapai Rp 10 juta," akunya.

Berdasarkan surat dakawaan, terdakwa mempunyai 61 item sediaan farmasi berupa obat-obatan dan obat keras. Setelah dilakukan pengecekan di website BPOM, ternyata sediaan farmasi tersebut tersebut tidak memiliki izin edar. (Tio)

Perwira Polrestabes Surabaya Pesta Narkoba
Masuk Lamongan, Pekerja Migran Wajib Karantina