Saifullah Yusuf tak Hadir Sertijab Khofifah-Emil

Ketua DPRD Jatim Tidak Mempermasalahkan

Saifullah Yusuf tak Hadir Sertijab Khofifah-Emil

Potretkota.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tmur (Jatim), Abdul Halim Iskandar kecewa tidak hadirnya Saifullah Yusuf saat agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, di gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Senin (18/2/2019).

Meski begitu, Abdul Halim Iskandar tidak mempermasalahkan absennya Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf. Karena sebelumnya keduanya sudah saling tukar nyinyan jargon kampanye, Wis Wayae dan Kabeh Sedulur Kabeh Makmur. “Kan kemarin keduanya sudah saling menyanyikan lagu, artinya mereka saling mendukung program Jawa Timur,” katanya.

Dalam acara sertijab, Khofifah Indar Parawansa memaparkan visi dan misi untuk Jatim kedepan. Yakni Terwujudnya Masyarakat Jawa Timur yang Adil, Sejahtera, Unggul dan Berakhlak dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Partisipatoris Inklusif melalui Kerja Bersama dan Semangat Gotong Royong.

“Dalam visi kita itu ada adil, sejahtera, maka di dalamnya ada keadilan akses. Keadilan akses didalamnya ada konektivitas atau keterhubungan terutama untuk wilayah selatan atau pesisir, daerah pulau-pulau,” jelas Khofifah.

Sedangkan selama lima tahun mendatang, terdapat tujuh misi. Antara lain keseimbangan pembangunan ekonomi, baik antar kelompok, antar sektor maupun antar wilayah. Termasuk terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan sosial dengan memperhatikan kelompok masyarakat yang rentan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Jawa Timur yang meliputi jaminan kesehatan, jaminan pendidikan serta membangun kedaulatan pangan. "Termasuk kemudahan akses terhadap lapangan pekerjaan dan keterhubungan wilayah," papar Khofifah.

Guna mendukung visi dan misi, Khofifah-Emil akan menajamkannya lewat Nawa Bhakti Satya atau sembilan bakti. Sembilan bakti atau pengabdian ini diarahkan kepada terwujudnya Jatim yang mulia di mata dunia melalui pembangunan daya saing multi-sektoral dan multi-dimensi secara konteks global. Termasuk mulia di mata rakyat dengan hadirnya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat secara adil dan merata.

Sedangkan dalam penerapan Nawa Bhakti Satya, pihaknya telah merumuskannya menjadi Bhakti Jatim Sejahtera, Bhakti Jatim Sehat dan Cerdas, Bhakti Jatim Kerja, Bhakti Jatim Akses, Bhakti Jatim Agro, Bhakti Jatim Berkah, Bhakti Jatim Berdaya, Bhakti Jatim Amanah, dan Bhakti Jatim Harmoni. (Tio)

Proyek Kementrian, PT Feva Indonesia Menang Lagi
3 Manager Eight Spa Siapkan Jasa Cewek Import