Saksi Pelaksana Proyek Beratkan Kepala Desa

Korupsi di Segoromadu Gresik

Saksi Pelaksana Proyek Beratkan Kepala Desa

Potretkota.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, menghadirkan lima saksi dalam sidang kasus korupsi proyek pembangunan Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik, Samsul Huda, SE.

Mereka adalah, Sekretaris Desa Ninik, Kaur Keuangan Joko, Bendahara Bu Pur, pemilik toko bangunan Lutfi. Satu saksi lain yakni pelaksana proyek Andre. Dari kelima saksi yang dihadirkan, Andre yang menjadi perhatian. Karena dia merupakan pelaksana dari proyek pemenangunan, apalagi, keterangannya memberatkan terdakwa.

Menurut Andre, terdakwa Samsul Huda sering meminjam uang dana proyek pembangunan di Desa Segoromadu Gresik. “Pak Samsul meminjam uang dari sisa dana yang digunakan untuk proyek. Ada yang dikembalikan dan ada yang tidak dikembalikan,” katanya kepada Ketua Majelis Hakim Wiwin Arodawanti, SH., MH. di ruang sidang Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Atas pernyataan tersebut, Hermanto selaku Penasehat hukum terdakwa menilai keterangan Andre saksi memberatkan tidak sesuai.

Perlu diketahui, Samsul Huda ditangkap anggota Polres Gresik karena diduga telah mengkorupsi dana desa untuk proyek tahun 2017 sebesar Rp 244,494 juta. Dana tersebut didapat dari anggaran 11 proyek sebesar Rp 820,143 juta. Temuan dugaan korupsi tersebut, berdasarkan hasil audit Inspektorat dan Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik.

Jaksa THESAR YUDI PRASETYA, SH., MH menjerat terdakwa dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Qin)

Kadinkes Gresik Menolak Dakwaan Jaksa
Dana Hibah Siluman Pemprov Jatim di Bangkalan