Sandiaga Uno Sebut Tax Amnesty tak Pro Pengusaha

Sandiaga Uno Sebut Tax Amnesty tak Pro Pengusaha

Potretkota.com - Dalam acara sosialisasi Ekonomi dan Peternakan, Calon wakil Presiden (Cawapres) H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, dihadapan ratusan emak-emak berjanji akan kelolah hutang negara dengan baik hingga tidak akan membebani anak cucu atau generasi bangsa Indonesia.

"Apabila kita kelolah dengan baik akan menarik 1 (satu) kesimpulan pertumbuhan akan lebih tinggi. Lapangan kerja bisa terbuka. Dan kelolahan hutang negara akan kita kelolah dengan lebih baik, hingga tidak akan membebani anak cucu kita," ujarnya, saat berada di rumah makan kawasan Jaan Raya Wisma Pegesangan, Jambangan Surabaya, Selasa (4/12/2018) malam.

Menurut Sandi, hal itu akan bisa menekan hutang negara. "Kita akan bisa menekan angka utang kita, membuka lapangan kerja, membangun infrastruktur yang lebih bermanfaat untuk sektor pertanian dan peternakan kita," tambahnya.

Bapak 3 anak ini juga memaparkan demgan hal seperti itu akan membuat para petani terjamin kesejahteraannya. "Yang ke 1 (satu) membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Ke 2 (dua) memastikan harga bahan pokok kita bisa terjangkau. Karena selama ini dengan kebijakan import yang bertubi-tubi menurunkan kesejahteraan petani dan menaikan harga yang membuat membebani ibu-ibu dan emak-emak yang ada disini," papar Sandi.

Pria kelahiran 1969 ini menambahkan, akan mereformasi Pajak, yang diangap menakutkan pengusaha, apalagi terhadap UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). “Program pemerintah berupa tax amnesty saat ini tidak pro dengan pengusaha. Orang yang taat pajak itu sekarang ditekan. Sekarang malah ada beberapa UMKM yang merasa dikejar-kejar oleh pajak. Banyak usaha-usaha yang merasa bahwa karena target pajak tidak tercapai, akhirnya mereka terbebani,” tambahnya.

Sementara, Seketaris Kordinator #Pasti2019 Prabowo-Sandi wilayah Jawa Timur, Agus Wibisono mengatakan bahwa perekonomian adalah salah satu pilar utama dalam membangun satu negara yang berdaulat.

Berdaulat secara ekonomi akan berdampak pada kedaulatan pangan yang berujung pada kemandirian dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat secara luas. "Maka itu, Prabowo-Sandi sangat konsen dalam hal ekonomi, yang mana dalam beberapa tahun terakhir ini, ekonomi secara nasional belum begitu baik," pungkas Wibisono pada Potretkota.com. (Tio)

Pengedar Sabu Mojokerto Tertangkap di Jalan Tol
Program 'Perak Bisa' Diklaim Parameter Menpan