SPDP Terry Immanuel Yoseph Winarta di Kejaksaan
foto ilustrasi pengeroyokan dan penganiayaan

SPDP Terry Immanuel Yoseph Winarta di Kejaksaan

Potretkota.com - Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya, sudah menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara dugaan pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Terry Immanuel Yoseph Winarta, ke Kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Danang Suryo Wibowo, S.H., LLM melalui Jaksa Ahmad Muzakki membenarkan SPDP Terry Immanuel Yoseph Winarta sudah masuk di Kejaksaan. “(SPDP) sudah masuk,” katanya, Kamis (2/6/2022).

Sementara, Kapolsek Gubeng Kompol Sodik Efendi pun demikian. Menurutnya, SPDP juga sudah diberikan kepada pelapor dan terlapor. “Perkara itu (dugaan pengeroyokan dan penganiayaan) saat ini masih proses penyidikan,” ujarnya.

Pengiriman SPDP merupakan kewajiban penyidik yang harus dilaksanakan segera sesuai dengan ketentuan Pasal 109 Ayat (1) KUHAP. Hal tersebut juga tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019. SPDP dikirimkan kepada penuntut umum, pelapor/korban dan terlapor dalam waktu paling lambat 7 hari setelah diterbitkan Surat Perintah Penyidikan.

Untuk diketahui, Shirley warga Kutisari Surabaya datang ke Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya, pertengahan Februari 2022 lalu. Kedatangannya, tak lain melaporkan perkara pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan Terry Immanuel Yoseph Winarta dan kawanan saat berada di showroom kawasan Jalan Kertajaya Surabaya.

Akibat pengeroyokan dan atau penganiayaan, Shirley mengaku bagian tubuh pada tangan lecet dan leher memar. “Ini buktinya,” aku ibu empat anak ini saat visum berlangsung juga ada anggota Polsek Gubeng.

Meski demikian, Terry Immanuel Yoseph Winarta membantah melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada Shirley. “Engga ada apa-apa disini,” dalihnya. (Hyu/SA)

Pemotor Terobos Jalan Tol Balsam Ternyata DPO Polda Kalbar
Jual Beli Mobil Bodong, ASN Bojonegoro Jadi Korban Penipuan