Surat Damai Pertikaian di Zona Gembong Beredar
(dari kanan) Wahyu, Materdas, Samsul, Piter

Surat Damai Pertikaian di Zona Gembong Beredar

Potretkota.com - Beredar surat damai pertikaian di Zona One Stop Entertainment antara Pagawai Negeri Sipil (PNS), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Komandan Bataliyon Wahyu Prasetya Yanottama (29) dengan korban Materdas (46).

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya, Piter Frans Rumaseb mengatakan, surat damai dilakukan usai pertikaian. "Untuk kasus pemukulan sudah ada upaya mediasi kedua belah pihak dan sudah berdamai," katanya kepada Potretkota.com, Selasa (31/8/2021).

Untuk diketahui insiden pemukulan bermula saat Piter menjamu warga sipil untuk mabuk minuman keras bersama Wahyu. Karena dalam keadaan mabuk minuman keras, akhirnya pertikaian terjadi. Meski begitu, keduanya pun berdamai tanpa dihadiri kepolisian. Wahyu didampingi Piter, sedangkan Materdas didampingi saudaranya Samsul. Begini isi perdamaiannya:

Sehubungan dengan adanya pertikaian pada tanggal 23 Agustus 2021 antara Pihak Pertam (Materdas) dan Pihak Kedua (Wahyu Prasetya Yanottama) di Gembong, bahwa Pihak Pertama dan Pihak Kedua setuju dan sepakat permasalahan antara kedua belah pihak telah selesai baik secara personal ataupun kedinasan. Dan kedua belah pihak tidak saling menuntut kemudian hari. Demikian surat surat pernyataan ini kami buat dengan sadar tanpa paksaan. Tanda Tangan Materdas dan Wahyu Prasetya Yanottama. (Tio)

Anggota Arogan, Kasatpol PP Surabaya Minta Maaf
Warga Surabaya Minta Satpol PP Arogan Dipidana