Potretkota.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan, berdampak pada pasokan air bersih di tiga desa yang berada di dua kecamatan. Kondisi ini terjadi akibat pipa saluran air dari sumber mata air yang terbakar.
Tiga desa yang terdampak yakni Desa Dayurejo dan Desa Jatiarjo di Kecamatan Prigen, serta Desa Tambaksari di Kecamatan Purwodadi. Warga di ketiga desa tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena saluran pipa paralon yang mengalirkan air dari sumber mata air mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Baca juga: Gubernur Jatim dan Bupati Pasuruan Gelar Rakor Karhutla Gunung Arjuno-Welirang
“Di Desa Dayurejo dan Jatiarjo, bantuan air bersih disuplai oleh perusahaan di wilayah Prigen, bantuan swadaya masyarakat, serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sedangkan di Desa Tambaksari, pasokan air bersih masih disuplai oleh BPBD Kabupaten Pasuruan,” kata Sugeng Hariyadi, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/10/2026).
Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan bahwa bantuan air bersih disalurkan menggunakan mobil tangki ke tandon-tandon milik warga di tiga desa terdampak.
Baca juga: FPRB dan Baznas Sediakan Ribuan Porsi Makanan Siap Saji untuk Relawan Karhutla Gunung Arjuno
“Saat ini petugas melakukan pengecekan jalur pipa menuju sumber air Gamoh, serta pengecekan dan perbaikan jalur pipa menuju sumber air Jatiarjo,” terang Sugeng Hariyadi.
Berdasarkan informasi pada papan data di Posko 2 Cempaka, sebanyak 26 tangki air bersih telah disalurkan ke Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Baca juga: Masyarakat Pencalukan Bantu Padamkan Karhutla Gunung Arjuno
“Suplai air bersih akan terus diupayakan selama proses perbaikan pipa berlangsung, agar masyarakat yang terdampak tidak mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” pungkas Sugeng Hariyadi. (dyt)
Editor : Redaksi