Potretkota.com - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026, kesiapan kontingen Kota Pasuruan justru menyisakan tanda tanya. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan belum memberikan penjelasan resmi mengenai jumlah atlet yang akan diberangkatkan, alokasi anggaran, hingga target prestasi yang hendak dicapai.
Sikap tertutup tersebut patut disayangkan. Sebab, POPDA bukan sekadar agenda olahraga rutin, melainkan ajang penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet pelajar sekaligus membawa nama daerah di tingkat provinsi.
Baca juga: Polisi Diminta Bertindak Tegas Atasi Kasus di MTsN Kota Pasuruan
Di tengah semakin dekatnya jadwal pertandingan, masyarakat, khususnya insan olahraga, semestinya memperoleh informasi yang jelas mengenai sejauh mana persiapan kontingen Kota Pasuruan. Bukan justru dihadapkan pada minimnya informasi dari instansi yang bertanggung jawab atas urusan kepemudaan dan olahraga.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media pada Selasa (27/10/2026) belum membuahkan hasil. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan Dyah Ermitasari, ST, MT termasuk Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga adalah Muhammad Murtadho, SP, belum memberikan keterangan substantif terkait persiapan kontingen.
Murtadho, saat dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp, pelit bicara. “Masih ada acara,” singkatnya, meminta agar Potretkota.com menghubungi Dyah Ermitasari.
Baca juga: Demo Pasuruan: Air Bersih Lebih Mendesak daripada Rumah Podcast
Alasan kesibukan tentu dapat dipahami dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Namun, ketika pertanyaan menyangkut kesiapan atlet, penggunaan anggaran, dan target prestasi daerah, publik tetap berhak memperoleh penjelasan. Setidaknya, dinas dapat memberikan jawaban awal atau menjadwalkan waktu khusus untuk menyampaikan informasi tersebut.
Untuk diketahui, POPDA XV Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026 di Surabaya dan Ngawi. Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal menghitung hari, sejumlah pertanyaan mendasar masih membutuhkan jawaban dari Disporapar Kota Pasuruan.
Baca juga: Lurah Gentong Respons Cepat Keluhan Parkir Motor Wali SantriĀ
Berapa jumlah atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan? Cabang olahraga apa saja yang diikuti? Berapa anggaran yang disiapkan untuk transportasi, akomodasi, konsumsi, serta kebutuhan pertandingan? Bagaimana proses seleksi dan pembinaan atlet dilakukan? Dan yang tidak kalah penting, target prestasi apa yang dibebankan kepada kontingen Kota Pasuruan?
Sumber dari salah satu cabang olahraga di Kota Pasuruan turut menyayangkan minimnya informasi mengenai persiapan kontingen. “Kalau dinas terkait pelit informasi, bagaimana nasib atlet pelajar kita? Kami butuh kepastian berapa atlet yang diberangkatkan dan bagaimana pembinaannya,” ujarnya. (MH)
Editor : Redaksi