Potretkota.com - Adanya perubahan nama Jalan Menganti, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah menyampaikan, tidak mudah. Sehingga, perlu pengkajian yang matang apalagi menyangkut perubahan administrasi kependudukan juga.
Untuk itu, perempuan yang juga merupakan Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan tersebut masih menunggu sikap Dispenduk Capil Kota Surabaya. Sebab menurutnya, perubahan nama Jalan itu melibatkan perubahan alamat Rumah dan terkait dengan identitas kependudukan.
Baca juga: Polisi Pasang Alarm Motor Gratis untuk Cegah Curanmor di Surabaya
"Yang belum kami panggil adalah Dispendukcapil,untuk mendengar komitmen pemerintah dalam hal ini bagaimana terkait dengan perubahan adminustrasi kependudukan warga di sana. Apakah nanti akan dibuatkan posko seperti saat perubahan nama Jalan Dinoyo," kata Khusnul pada media, Senin (10/2/2020).
Perubahan nama jalan dimulai dari perempatan Jalan Babatan Unesa hingga pertigaan Jalan Raya Mastrip. Panjangnya 4,1 kilometer. Sehingga, ratusan rumah warga akan berganti alamat menjadi Jalan Kombes Pol M. Jasin. Meskipun demikian, sebelumnya warga melalui Paguyuban Panitia Budaya ‘Lidah’ Sawunggaling, mengusulkan agar Jalan Raya Menganti diubah jadi Jalan Sawunggaling.
Baca juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar
Oleh karena itu, Khusnul mengatakan akan mengkaji lebih dalam lagi terkait dengan perubahan nama Jalan tersebut. Tentu dalam itu, perlu Sejarahwan dan Budayawan untuk mengkaji dari sisi Sejarah dan Kebudayaan yang ada.
Lebih lanjut, Politisi PDIP itu menjelaskan pedoman dasar dari keinginan Pemerintah dalam mengubah nama Jalan itu ingin menunjukkan Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Sehingga, nama-nama Jalan disesuikan dengan nama Pahlawan yang memang punya jasa atas perjuangan yang pernah ada.
Baca juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan
"Pedomannya pemerintah di dalam merubah nama Jalan itu disesuaikan dengan Surabaya sebagai Kota Pahlawan," pungkas Khusnul.
Sekadar untuk diketahui, Pemkot ingin menempatkan nama Komjen Pol M. Jasin di Jalan Raya Menganti karena jasanya terhadap perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Jalan Raya Menganti yang lebar dan panjang dianggap pas sebagai penghormatan kepada komandan Tokubetsu Keisatsutai (Polisi Istimewa) Surabaya yang dijuluki Bapak Brimob Indonesia tersebut. (Qin)
Editor : Redaksi