Warga Kalilom Lor Meninggal Karena Virus Corona?

potretkota.com

Potretkota.com - Warga Kalilom Lor Indah Gang Dahlia Kenjeran, geger karena salah satu tokoh masyarakat meninggal dunia dikubur menggunakan protokol Covid-19 atau memakai Alat Pelindung Diri (APD) dari Virus Corona, Kamis (16/4/2020) dini hari.

Menurut sumber dari salah satu warga, diduga kuat yang meninggal dikarenakan virus corona. "Kalau sakit biasa engga mungkin dikasih peti seperti itu. Orang itu (almarhum) dari rumah sakit dibawa ambulans jenazah sudah berupa peti mati. Bahkan jenazah tidak dimandikan seperti biasa dan sholatkan dikediamannya pada ummnya," katanya.

Baca juga: Pekerja Bongkar Muat Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Perak

Dengan adanya petugas ambulans mengenakan APD, warga pun semakin curiga apalagi jenazah datang subuh. "Mungkin takut ada warga yang tau jadi jenazah dimakamkan waktu subuh. Yang mengantarkan dipemakaman hanya beberapa orang saja. Itupun harus menjauh dari makamnya, dan beberapa orang pengantar hanya duperbolehkan melihat dari luar area pemakaman saja," tambahnya.

Disebut sumber, orang yang meninggal itu sudah menjalani perawatan dirumah sakit sekitar 2 sampai 3 harian. Dan warga dapat kabar meninggal dunia pada hari Rabu sekitar jam 9 malam. Ditunggu-tunggu lama oleh warga, namun jenazah belum datang. Datangnya (Kamis) subuh dan langsung dimakamkan, sehingga diwaktu subuh warga tidak mengetahuinya. "Lha inikan kelihatan curiga, sepertinya memang menghindari warga," pungkas sumber.

Baca juga: Mayat Kedua Pencari Ikan asal Blora yang Tenggelam di Sungai Brantas Akhirnya Ditemukan

Sementara, Camat Kenjeran Pemkot Surabaya Henny Indriati menjelaskan, bahwa jenasah di Kalilom Lor Indah Gang Dahlia bernama Ms. Almarhum meningal dunia bukan karena virus corona. Pasien Rumah Sakit (RS) Universitas Airlangga ini meninggal dunia karena mempunyai riwayat sakit kencing manis. "Dari informasi pihak puskesmas hasil rapid tes almarhum negatif corona, akan tetapi tetap dilakukan tes ulang dan hasilnya sudah di informasian ke pihak keluarga dan RW," jelasnya, Sabtu (18/4/20220).

Sementara, Kapolsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Esti Setija Oetami mendapati informasi tersebut langsung melakukan tindak cepat dengan cara tes Covid-19 secara acak dan berkordinasi dengan pihak Kecamatan.

Baca juga: Pencari Ikan asal Blora Tewas Tenggelam di Sungai Brantas

"Ini Patroli skala besar dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan membawa team Medis langsung rapid test Covid-19. Jadi warga engga perlu cemas yang penting jaga jarak aman," kata Esti, menghimbau warga nongkrong dirumah saja. (Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru