Warga Prigen Marah Wisata Cimory Bau Kotoran

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Warga Dusun Ngemplak, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaen Pasuruan marah akibat dampak bau kotoran hewan dan suara bising musik yang ditimbulkan oleh wisata Cimory Dairy Land (CDL), Kamis (14/01/2020) siang.

Rini indarti (48) mengaku kesal keberadaan tempat wisata Cimory. Sebab, pengelola Cimory terkesan ngawur menempatkan kandang hewan dan buang kotoran hewan di samping rumah. "Akibatnya, kami bersama warga sekitar terdampak bau menyengat adanya kotoran hewan itu. Parahnya, sering kali kami peringatkan melalui pesan WA, hingga terjadinya pertemuan dengan pihak Cimory tidak menghiraukan keluhan warga. Hingga sering dipertemukan dalam rapat musyawarah, tidak membawakan hasil. Kami rasa pihak Cimory bandel, sampai jengkelnya saya adukan masalah ini melalui surat ke Bupati Pasuruan, Camat Prigen, DLH Kabupaten Pasuruan dan DLH Pusat," katanya.

Selain dampak bau kotoran hewan, juga ada bising irama musik dari wisata Cimory. Hal ini dikarenakn menggangu peristirahatan warga. "Atas kejadian ini, pihak menejmen sempat mendatangai saya memberi bingkisan, akan tetapi syaratnya harus menyopot spanduk protes yang kami tempel di atas tembok rumah. Sebenarnya tuntutan kami tidak mau ada bau dan limbah pengelolaanya harus jelas pembuanganya plus tidak ada musik, karena menggangu peristirahatan kami," terang Rini.

Hal senada disampaikan oleh Ikhsan (75), kemarahanya atas dampak bau kotoran hewan yang menyengat ditimbulkan oleh wisata Cimory. Kotoran hewan tersebut antara lain jenis hewan Onta, Kuda, Sapi. "Keberadaan tempat atau kandang di samping rumah itulah yang membuat saya terganggu. Untuk itu, saya harap ada pengertian dari pihak cimory untuk lingkungan yang berdampak bagaimana baiknya. Satu hal lagi adanya dampak wisata Cimory yaitu sepanjang trotoar pinggir jalan yang biasa di gunakan jalan kaki oleh anak-anak sekolah telah bongkar olehnya, hal ini juga bikin resah pada anak-anak kami," ucapnya.

Sementara itu, Bambang Owner Cimory dalam pertemuan dengan warga di Kelurahan Prigen berjanji menindak lanjuti keluhan warga. "Mulai soal bau, bising dan penerimaan karyawan akan kita prioritaskan. Namun saya minta waktu untuk menyelsaikan persolan itu. Untuk itu, kami mengajak warga mencari solusi mengatasi persoalan tersebut. Saya juga tidak ingin keberadaan Cimory jadi persoalan bagi warga. Mari kita bersama-sama menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya. (Mat)

Berita Terbaru