Normalisasi Sungai, Pasuruan Digerojok Rp 100 M

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Pemerintah Provinsi (Prempov) Jawa timur (Jatim) akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 100 miliar. Anggaran tersebut untuk proyek pembangunan bendungan dan normalisasi saluran sungai welang yang ada di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Tujuan itu untuk mencegah adanya bencana banjir tahunan yang terjadi pada musim hujan.

Melalui inpeksi mendadak (Sidak) dari Wakil ketua DPRD Propinsi Jawa Timur, komisi D yaitu Eddy Paripurna mengatakan, turut prihatin adanya korban bencana banjir yang terjadi di Kota maupun Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Akhir Tahun 2024 Kontraktor Belum Selesaikan Pembangunan Grha Madya Adhyaksa Kejati Jatim

Untuk itu pemerintah provinsi menyiapkan anggaran sebesar Rp 40 miliar dan Pemerintah pusat menganggarkan Rp 60 miliar. Anggaran itu untuk proyek pembangunan dan normalisasi Sungai welang yang rencananya dilakukan pada pertengahan tahun 2020.

Baca Juga: APBD Menurun, Anggaran Tiap Dinas Pemprov Jatim Dipangkas

"Namun sesungguhnya proyek bendungan sungai dan normalisasi tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 200 Milyar. Anggaran sebesar itu nantinya dilakukan secara bertahap, awal utama dialokasikan dana Rp 100 miliar dan sisanya Rp 100 miliar akan dilanjutkan tahun 2021 mendatang," kata Edy Paripurna usai sidak ke Sungai Welang pada Selasa (3/3/2020)

Edy Paripurna juga menerangkan, pembangunan bendungan sungai untuk peninggian tanggul dan normalisasi ini diharapkan dapat mencegah bencana banjir yang kerap terjadi di pemukiman warga dan jalur pantura yang ada di Kota Pasuruan maupun Kabupaten Pasuruan. Sehingga pada musim hujan tahun mendatang, berharap tidak terjadi lagi bencana banjir.

Baca Juga: Kontraktor Buat Lagi Papan Nama Proyek Miliaran di Kejati Jatim

"Selain DAS sungai welang, kami juga mengusulkan agar DAS Rejoso, DAS Wrati dan DAS Kedunglarangan yang ada di Kabupaten Pasuruan supaya mendapat prioritas utama. Sebab empat saluran DAS itu kerap terjadi langganan banjir setiap tahun saat musim hujan. Jadi kami usulkan ke Pemprov Jawa Timur dan Pemerintah Pusat segera melakukan pembangunan bendungan sungai yang ada di Kota Pasuruan maupun Kabupaten Pasuruan supaya teratasi adanya bencana banjir," pungkasnya. (Mat)

Berita Terbaru