Potretkota.com - Warga Dusun Kemantren dan Dusun Alkemar, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan resah keberadaan limbah cair yang di buang sembarangan ke sungai setempat hingga menyebabkan banyak ikan yang mati. Limbah tersebut di duga berasal dari PT. Indolakto
Yudha (30) warga Dusun Kemantren menjelaskan, pencemaran limbah cair ini sering terjadi. “Waktu awal kejadian saat itu kami sempat kaget, karena warna aliran sungai di lingkungan masyarakat nampak keruh dan berbau busuk serta berlendir. Setelah kami dekati ternyata banyak ikan-ikan yang mati. Lalu kami bersama warga menelusuri keberadaan pembuangan limbah cair itu, dan ternyata kami menemukan titik lorong yang mengeluarkan limbah yang di duga kuat berasal dari limbah cair PT Indolakto, produksi pengolahan susu," katanya, Minggu (11/08/2019).
Baca juga: Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik Kota Blitar Ada NPHD
Setelah ditemukan titik pembuangan limbah cair t, selanjutnya warga mendatangi pabrik PT Indolakto yang terletak di Jalan Raya Purwosari, Desa Tejowangi Kabupaten Pasuruan dan menegur pimpinan perusahaan. Dari perwakilan perusahaan di bagian pengawas WPTP (Limbah Industri) yakni Mashudi akhirnya turun ke lokasi dengan di saksikan Babinsa Desa Martopuro. “Proses mediasi akhirnya terjadi bersama masyarakat dan hanya pimpinan perusahaan meminta maaf,” tambah Yudha.
Baca juga: Usman Wibisono Bebas dari Tuduhan Pencemaran Nama Baik
Sementara, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan hingga berita ini diunggah, belum dapat di konfirmasi adanya persoalan sanksi pembuangan limbah tersebut. (Mat)
Editor : Redaksi