Potretkota.com - Fujika Sena Oktavia alias Fujika Senna Oktavia, mengungkapkan kisah cintanya bersama Kusnadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) periode 2019-2024, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Perempuan kelahiran 1995 ini menceritakan, awal mengenal Kusnadi yang lahir tahun 1958. “Saya kenal tahun 2017. Dulu semasa kuliah saya Presiden BEM, yang sering adakan kegiatan. Dosen meminta mengundang legislatif, salah satunya Pak Kusnadi Wakil Ketua DPRD Jatim,” katanya, Jumat (30/1/2026) siang.
Baca Juga: Harta Tahta Fujika Senna Oktavia
Seteleh tau ada Alumni Untag sebutan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya duduk di kursi legislatif, Fujika pun mendatangi Kantor DPRD Jatim. “Saya sowan untuk menyerahkan undangan, kita berharap ada donasi. Pak Kusnadi, kebetulan juga Dosen,” ujarnya.
Setelahnya, Fujika dan politisi dari PDI Perjuangan ini sering bertemu. “Saya ditawari pekerjaan. Saya dipekerjakan sebagai stafnya. Seperti kunjungan kerja, saya berangkat bersama,” akunya.
“Tugas saya apa? saya juga bingung. Saya kemudian diajak ke Bali, Bandung, namanya kunjungan kerja,” tambah Fujika ditemani sopir Kusnadi.
Pernah suatu saat, Fujika diajak sendiri oleh Kusnadi berpergian bukan dalam rangka bekerja. “Pernah kunjungan sendiri, terus ngajak saya,” singkanya,
“Saya biasanya disuruh cekin kamar, siapin uang Bapak. Saya juga disuruh tarik tunai untuk operasionalnya Bapak,” urainya.
Karena akrab, Fujika lalu menikah sah secara agama dengan Kusnadi tahun 2019. “Bapak sudah Ketua DPRD Jatim, tapi belum sertijab,” ungkapnya, punya panggilan mesra yaitu Cing.
Tak lama menikah, keduanya tinggal di Apartemen daerah Merr Surabaya. Karena tidak cocok, pasangan tua muda tersebut pilih membeli rumah cicilan di Pakuwon. “DPnya Rp1,5 miliar. Perbulan Rp71 juta,” imbuhnya, padahal gaji Kusnadi Rp50 juta.
Baca Juga: Kesaksian Istri Terdakwa Ganjar Siswo Pramono Pemkot Surabaya
Awalnya, menurut Fujika semua berjalan dengan lancar dengan bergelimang harta ratusan miliar. Namun, sejak 2024 dan terjadi masalah korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir), keduanya tidak bisa meneruskan cicilan lagi sehingga rumah Pakuwon dijual.

Putusan Pengadilan Agama
Lahir di Desa Puter Lamongan, Fujika ternyata pada tahun 2014 sudah menikah dengan adik kelasnya dikampus Untag, Totenk alias Totok alias Tatang Rusmawan seorang aktor panggung, guru teater dan pendiri Sanggar Lidi Surabaya.
Anak perempuan Joko Mustofa ini mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Lamongan, 13 Februari 2018. Alasan menggugat cerai, Tatang Rusmawan dianggap tidak bekerja dan memberi nafkah, bahkan sering tidak ada dirumah.
Baca Juga: Hibah Pokir Guntur Wahono Anggota DPRD Jatim Rp30 Miliar
Baru hubungannya kandas dengan anak Cucu Supriatna 25 Juni 2018 dan sebelum pegang salinan Putusan cerai dari Pengadilan Agama, Fujika seketika langsung menikah secara siri dengan Kusnadi. “Iya benar,” pungkasnya.
Padahal, perempuan Lulusan Fakultas Hukum Untag ini mengetahui kalau Kusnadi sudah punya istri bernama Tatiek Suprapti dan 3 anak.
Kisah cinta di dunia antara Fujika otomatis berakhir 16 Desember 2025 setelah Kusnadi berusia 67 tahun meninggal dunia akibat sebuah penyakit. Kini, Fujika sendirian menghadapi KPK yang mengusut mega korupsi jatah pokir Kusnadi. (ASB)
Editor : Redaksi