Potretkota.com - Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung menangkap SL (62), tersangka rudapaksa terhadap putri kandungnya SP (15), di Teluk Betung Barat, Bandar Lampung.
SL diketahui sudah memaksa anaknya sendiri untuk memuaskan hasrat selama 3 tahun sejak 2019. Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, pelaku ditangkap saat bersembunyi di sebuah gubuk yang berada di kaki Gunung Tanggamus pada Rabu, 11 Mei 2022 lalu.
Baca juga: Spesialis Pencurian Brankas Antar Provinsi Ditangkap
"Setelah tim Unit PPA Polresta berhasil menangkap pelaku langsung dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk dilakukan pemeriksaan," kata Devi, Jumat, (13/05/2022).
Berdasarkan keterangan, tersangka merudapksa anaknya sejak umur 12 tahun hingga berumur 15 tahun. Perbuatan tidak pantas itu dilakukan saat ibunya tidak sedang berada di rumah dan jauh dari pengawasan.
"Ibunya ke pasar atau ke kebun dia langsung melakukan di kamarnya, bahkan pernah dilakukan di sebuah gubuk saat berada di kebun," ujar Devi.
Tersangka pun mengancam korban jika cerita ke orang lain maka ibunya akan dihabisi, sehingga korban tidak berani bercerita, dan tersangka terus memaksa korban jika ibunya tidak ada.
Baca juga: Kekasih Gelap Bunuh Pengusaha di Lampung
Hingga akhirnya suatu hari, korban main ke rumah neneknya dan menceritakan kejadian itu sambil menangis. Selanjutnya kakek korban memanggil ibunya dan melapor ke Polresta Bandar Lampung.
"Mengetahui hal itu pelaku langsung kabur bersembunyi di kaki gunung, dan polisi melakukan penyelidikan sehingga menemukan pelaku," ungkap Devi.
Dalam kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa pakaian korban, seprai, kasur, dan hasil visum.
Baca juga: Modus Pecah Kaca, Rp70 Juta Uang Kuliah Kandas
Atas kejadian itu, pelaku terancam pasal 81 Undang-undang No. 1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara itu, Kanit PPA Polresta Bandar Lampung IPTU Gustomi mengatakan pelaku sudah sebanyak tujuh kali kawin cerai, sedangkan ibunya berumur 36 tahun mempunyai tiga anak.
"Menikah yang terakhir ini sejak tahun 2005, dan pekerjaannya seorang petani," tukas Gustomi. (Rio)
Editor : Redaksi