Potretkota.com - Ledakan keras terjadi di depan Markas Komando (Mako) Brimob Satuan Gegana Polda Jawa Timur, Jalan Raya Gresik, Surabaya, Senin (10/2/2026), menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan. Ledakan diketahui berasal dari sebuah mobil jasa pengangkut barang yang dikemudikan oleh seorang pengemudi aplikasi online.
Informasi di lapangan menyebutkan, ledakan diduga dipicu oleh muatan barang yang mengandung bahan kimia atau bahan berbahaya dan beracun (B3), termasuk kemungkinan limbah B3 yang telah kedaluwarsa. Tidak hanya satu kali, beberapa kali ledakan terdengar hingga radius sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Baca juga: Kapolres Pasuruan Kota Turun ke Lokasi Ledakan Sanganom
Alvin, pengemudi mobil pengangkut barang tersebut, mengaku tidak mengetahui isi muatan yang dibawanya berpotensi meledak. Ia menyebut barang tersebut diambil dari sebuah pabrik di kawasan Pelabuhan Nilam, Tanjung Perak, Surabaya, dan rencananya akan dikirim ke wilayah Dukuh Kupang, Surabaya.
“Saya tidak tahu kalau barang yang saya bawa bisa meledak. Saya cuma menerima order pengiriman dari kawasan Pelabuhan Nilam, mau dikirim ke Dukuh Kupang,” aku Alvin.
Akibat ledakan, api dengan cepat membesar dan membakar kendaraan pengangkut barang tersebut. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dibantu warga sekitar. Namun, karena api sulit dikendalikan, petugas akhirnya menggunakan cairan foam untuk memadamkan kobaran api.
“Api sempat membesar, sehingga kami gunakan foam agar pemadaman lebih efektif dan mencegah ledakan lanjutan,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani.
Dampak dari insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Raya Gresik, khususnya jalur utama menuju kawasan Kalianak dan Pelabuhan Tanjung Perak, sementara ditutup total guna memadamkan api. Penutupan jalan menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah titik sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan jenis muatan yang meledak serta asal-usul bahan berbahaya tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil masih dalam pendataan. (ASB)
Editor : Redaksi