1.154 Massa ke Jakarta Dicegah Polda Jatim

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Petugas gabungan TNI-Polri yang melakukan penyekatan di Exit Suramadu, mendapati masyarakat Madura diduga akan mengikuti aksi demonstrasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Senin (20/5/2019) dini hari.

Menggunakan 3 unit mobil travel minibus, rombongan yang berjumlah 54 orang tersebut, oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan diperintahkan untuk kembali. "Setelah diberi himbauan, saya perintahkan untuk tidak melanjutkan perjalanan ke Jakarta," kata Luki yang telah mengidentifikasi ketua rombongan.

Luki juga menjelaskan, sejak Minggu (10/5/2019) kemarin, pihaknya telah menggagalkan 5 rombongan yang akan berangkat menuju Jakarta terdiri dari Tulung Agung yang menggunakan 2 unit bus, Surabaya 20 bus, Malang Kabupaten 2 bus, Malang Kota 1 bus dan Banyuwangi 1 bus.

"Rombongan yang diamankan di Polres Banyuwangi, adalah warga asal NTT yang akan menuju Jakarta, dan sekarang ditambah dari Madura yang berjumlah 54 orang. Total keseluruhan ada 1.154 orang kami gagalkan yang akan menuju Jakarta mengikuti aksi people power," tambah Luki.

Jajaran Polda Jatim akan terus melakukan sweeping, dan menghimbau masyarakat Jawa Timur tidak ikut melakukan aksi inkonstitusional gerakan people power di Jakarta. "Alhamdulillah, kegiatan (sweeping) ini kami mendapat dukungan dari para ulama, kyai dan sebagian besar masyarakat Jawa Timur," jelas Luki.

Rombongan yang akan ikut aksi demonstras tersebut, menurut Luki bersedia mengurungkan niatnya setelah diberi pemahaman. "Kami tetap melakukan pendekatan secara persuasif dan mereka sudah kami kembalikan ke rumahnya masing-masing," ujarnya lebih lanjut.

Sementara Polisi telah mendata ketua rombongan dan menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Nanti kami akan tindak lanjuti dan memeriksa ketua rombongan," pungkas Luki. (SA)

Berita Terbaru