Potretkota.com - Kematian Eko Sukamto (55) warga Kalilom Indah Gang Kenongo, RT 9, RW 10, Kenjeran Surabaya, kematiannya patut dicurigai. Sebab, saat ditemukan meninggal dunia, korban dalam posisi duduk terikat tali dilehernya.
Kapolsek Kenjeran Polres Pelabuan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Cipto mengungkapkan, bahwa korban Eko meninggal pada Sabtu (10/8/2019) sekitar jam 04.00 Wib subuh, dengan posisi duduk terikat tali dilehernya.
Baca Juga: Pekerja Bongkar Muat Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Perak
"Kata saksi Sai'un tetangga korban, sepulang sholat subuh saksi memelihat kearah pintu yang terbuka sedikit ada terlihat tali selonjor dibalik pintu rumah. Saksi pun mendekati pintu dan membuka ternyata korban Eko meninggal dunia dalam keadaan duduk selonjor dibalik pintu depan dengan leher terikat tali yang mengkait ke handel pembuka pintu depan dalam keadaan tidak bergerak," ungkap Cipto kepada wartawan.
Cito juga menerangkan, bahwa disaat itu juga, saksi Sai'un melepas tali tersebut dengan pisau. "Mengetahui kejadian tersebut, saksi memanggil saudara Gofur untuk melihat kedalam rumah korban. Dan keduanya melihat korban dalam keadaan leher dililit tali plastik (tampar) warna biru yang terikat kehandel pintu bagian dalam. Mungkin ingin menolong korban, kedua saksi meminjam pisau ke bu Suparmi tetangga korban, kedua saksi sepakat memotong tali yang terikat dileher korban, dan diletakan diatas kasur yang ada dilantai ruang tamu," terangnya.
Baca Juga: Mayat Kedua Pencari Ikan asal Blora yang Tenggelam di Sungai Brantas Akhirnya Ditemukan
Usai potong tali, saksi Sai'un memanggil Darto warga setempat, tidak lain untuk menghubungi Adik (korban) perempuannya bernama Tumini yang beralamat di Jalan Kapas Baru Gang 2 Surabaya.
"Dari keterangan saksi Tumini, sebelum meninggal, korban tinggal dirumah tersebut bersama istrinya bernama Sulekah, namun sejak hari Selasa (6/8/2019), saudari Sulekah sakit dan tinggal bersama. Sehingga korban dirumah sendirian dengan kondisi sakit asma sekitar 10 tahunan, dan sering kumat meskipun telah sering mendapatkan pengobatan," pungkas Cipto.
Baca Juga: Pencari Ikan asal Blora Tewas Tenggelam di Sungai Brantas
Meski ditemukan tewas gantung diri dengan posisi kaki selonjor saat korban akan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi visum, semua anggota keluarga menolak dengan alasan tidak menuntut kepada siapapun atas kematian Eko Sukamto. (SA)
Editor : Redaksi