10 Ribu Guru Master STEM Akan Dilatih ke Luar Negeri

avatar potretkota.com
Abdul Mu’ti meresmikan pusat olahraga sekolah swasta di Surabaya,
Abdul Mu’ti meresmikan pusat olahraga sekolah swasta di Surabaya,

Potretkota.com - Pemerintah menyiapkan sekitar 10 ribu guru master di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Para guru tersebut akan mengikuti pelatihan di luar negeri secara bertahap guna memperkuat kompetensi dan kualitas pembelajaran di sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan sekolah-sekolah unggul berbasis sains dan teknologi.

Baca Juga: Kartu Aksara Jawa Didorong Jadi Media Pembelajaran di Sekolah

“Pemerintah menyiapkan sekitar 10 ribu guru master, terutama yang mengajar bidang STEM. Para guru tersebut rencananya akan dikirim ke luar negeri secara bertahap untuk mendapatkan pelatihan dan meningkatkan kompetensi pengajaran,” kata Abdul Mu’ti seusai meresmikan pusat olahraga (sport center) di salah satu sekolah swasta di Surabaya, Senin (12/10/2026).

Menurut Abdul Mu’ti, penguatan kompetensi guru menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mempersiapkan generasi muda yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, pemerintah juga berencana memperluas penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) mulai 2027. Program tersebut ditargetkan dapat diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia dalam kurun waktu kurang dari lima tahun kepemimpinannya.

Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada hafalan, tetapi juga mendorong siswa memahami konsep secara mendalam, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Talita Pelajar Italia Mengenal Indonesia Lewat Tari Tradisional

“Dalam waktu kurang dari lima tahun kepemimpinan saya, deep learning diharapkan dapat diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti.

Di sisi lain, pengembangan pendidikan nasional juga diarahkan untuk memperkuat potensi siswa di luar aspek akademik. Pemerintah berencana mengintegrasikan unsur seni dan olahraga (art and sport) dalam pengembangan sekolah nasional terintegrasi.

“Penguatan pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mengintegrasikan unsur seni dan olahraga untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh,” kata Abdul Mu’ti.

Baca Juga: GPRB Gugat Menteri Pendidikan Terkait Gelar Akademik Sukur Priyanto DPRD Bojonegoro 

Integrasi tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan siswa secara holistik, mencakup kemampuan berpikir, kreativitas, kebugaran jasmani, serta pembentukan karakter.

Melalui peningkatan kompetensi guru, perluasan penerapan pembelajaran mendalam, serta penguatan pembelajaran berbasis STEM yang didukung seni dan olahraga, pemerintah berharap dapat membentuk generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, kreatif, sehat, serta berkarakter kuat. (KF)

Berita Terbaru