Kades di Pasuruan Ngaku Tiduri Anak 19 Tahun

potretkota.com

Potretkota.com - Busro, Kepala Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan akhirnya mengaku sudah meniduri anak berusia 19 tahun. Kelakuan bejat itu diakui Busro di Kantor Kecamatan Sukorejo, disaksikan Camat, Kapolsek dan Koramil, Senin (9/9/2019)

Busro menjelaskan, bahwa kenal dengan nama samaran Enjel sebelum tanggal 23 Agustus 2019. “Bertemunya saya dan Enjel melalui video call, katanya (Enjel) dapat nomer saya dari teman perempuanya. Setelah itu dia mengajak ketemuan di Pandaan. Begitu ketemu, dia mengaku sebagai purel dan menawarkan untuk dibooking satu jam seharga Rp 500 ribu,” jelasnya..

Baca juga: Kuasa Hukum Ganda Sebut Perkara 'Suka Sama Suka', Bantah Tuduhan Cabul

Setelah deal, Enjel dibawa ke villa kawasan Tretes. “Dari situlah saya melakukan hubungan gelap dengan Enjel dan itupun saya lakukan cuma satu kali dan engga lebih,” aku Busro.

Diakui Busro, sudah membayar Engel Rp 750 ribu. “Dari nilai segitu, Enjel minta nambah uang Rp 100 ribu buat ongkos ojek. Yang jelas cerita didalam pemberitaan kemarin tidak benar, saya engga pernah mengajak Enjel. Justru dia yang mengajak saya duluan,” dalihnya.

Tak lama kemudian, tanggal 1 September 2019, Enjel mengkaim jika hamil. “Enjel bilang ke saya, bahwa dia belum datang bulan dan sempat kirim gambar tespek ke HP saya dengan hasil positif hamil. Dalam tespek disitu menyatakan 2 garis positif,” papar Busro.

Baca juga: Pelatih Karate Cabul Minta Penahanan Ditangguhkan

Busro mengaku siap bertanggungjawab atas kehamilan Enjel, dengan syarat kandungan merupakan hasil hubungan gelapnya. “Mengenai pertanggungjawaban, saya sudah siap, kalau memang benar itu hasil hubungan dengan saya dan saya siap menikahinya,” akunya.

BERITA TERKAIT: Kades di Pasuruan Dituding Hamili Anak 19 Tahun

Baca juga: Gus Pesantren di Galis Bangkalan Terduga Pelaku Cabul Santriwati Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sementara, Camat Sukorejo, Diano Vella S menyatakan tidak bisa berbuat banyak dengan pengakuan Busro. ”Disini saya hanya meluruskan soal pokok permasalahan tersebut. Karena saya sebagai Bapak nya Kepala Desa menginginkan di Kecamatan Sukorejo aman dan kondusif. Apalagi situasi-situasi saat ini moment pilitik Pilkades. Maka dari itu kalau ada permasalahan segera di selesaaikan secara kekeluargaan dan mencari solusi terbaik. Makanya saya undang Kepala Desa yang bersangkutan agar memberikan hak jawab atau klarifikasi yang sebenarnya dengan rekan media,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Sukorejo, Kompol Supriadi berharap masalah ini bisa di selesaikan secara kekeluargaan. ”Maka dari itu kami minta supaya Kepala Desa tersebut berkomunikasi dengan baik dengan anak tersebut. Karena kalau tidak nantinya masalah ini akan berbuntut panjang,” pungkasnya. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru