Narasumber Media Meninggal Dunia

Satpol PP Pasuruan Lamban Periksa Anggota Maksiat

potretkota.com
Plt Kasatpol PP, Kabupaten Pasuruan Anang Wijaya

Potretkota.com - Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan terkesan lamban untuk memberikan sanksi terhadap anggota maksiat berinisial HS dan DD. Padahal dua oknum tersebut yang disebut-sebut sering membocorkan razia lokalisasi puncak Tretes.

Plt Kasatpol PP, Kabupaten Pasuruan Anang Wijaya menyampaikan pasti kita beri sanksi bagi oknum nakal. Adapun pemberian sanksi ini ada tiga kategori. Diantaranya, ringan, sedang dan berat.

Baca juga: Kuasa Hukum Ganda Sebut Perkara 'Suka Sama Suka', Bantah Tuduhan Cabul

"Makanya kita masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan," singkat Anang kepada pewarta, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Pelatih Karate Cabul Minta Penahanan Ditangguhkan

BERITA TERKAIT: Satpol PP Kabupaten Pasuruan Mengeluh Razia PSK Bocor

Seperti diketahui, pembocor razia mencuat, usai Anjar Dollar Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Pasuruan membuat video yang disebarkan melalui Whatsapp (WA) kepada rekan-rekan media. Tak lama kemudian, setelah berkeluh kesah, Anjar Dollar meninggal dunia.

Baca juga: Gus Pesantren di Galis Bangkalan Terduga Pelaku Cabul Santriwati Ditetapkan Sebagai Tersangka

Almarhum kesal, lantaran oknum Satpol PP Kabupaten Pasuruan, diketahui menawarkan kupu-kupu malam kepada mucikari. Oknum tesebut juga disebut-sebut minta jatah sex gratisan. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru