Dirlantas Polda Jatim: Akan Ada 16 Juta Pemudik 2022

potretkota.com
Kombes Pol Latief saat wawancara.

Potretkota.com - Berbeda dengan tahun sebelumnya, pemerintah kali ini melonggarkan masyarakat Indonesia untuk mudik lebaran tahun 2022. Dengan adanya kelonggaran tersebut, menurut catatan Ditlantas Polda Jatim, akan ada pergerakan mudik di Jawa Timur sebanyak 16 juta.

"Hasil survei moda transportasi yang digunakan paling banyak adalah mobil penumpang. Jika mobil penumpang berarti ada perjalanan jarak jauh, kemungkinan dari Jakarta, Jabar," kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latief Usman, Rabu, (20/04/22).

Baca juga: Gus Pesantren di Galis Bangkalan Terduga Pelaku Cabul Santriwati Ditetapkan Sebagai Tersangka

Moda transportasi kedua yang dipakai pemudik adalah sepeda motor. Ini yang menjadi fokus, khususnya dalam mengatur pola jalur yang ada di Jatim. Di Jawa Timur sendiri ada 4 jalur yang akan diantisipasi. Pertama pantura, jalur tengah yakni Bojonegoro, ketiga jalan tol, dan keempat Ngawi, Magetan, jalur selatan yakni Pacitan.

“Ini seluruhnya menuju ke arah Timur, bertumpu di Malang, Surabaya dan Banyuwangi. Tetapi Surabaya merupakan orang yang akan mudik kembali,” ungkaphnya.

Latief menambahkan yang perlu diantisipasi adalah di Jalan tol, di tol haruslah benar-benar persiapan diperketat, ada 24 rest area yang dikelola bagi masyarakat. Dan ada tujuh titik exit tol yang diwaspadai, yakni tol Sidoarjo, Tol Japanan, Waru Gunung, Singosari maupun Pandaan.

Baca juga: Warga Laporkan Penyidik Reskrim Polres Sumenep ke Polda Jatim

“Kita akan koordinasi dengan pengelola jalan tol bagaimana tidak terjadi antrean agar tidak terjadi antrean lebih dari satu kilometer,” lanjut Latief.

Lebih lanjut, sepeda motor juga akan menjadi kendaraan yang banyak dipakai masyarakat untuk mudik. Apalagi mudik lokal antar kota. Seperti dari Surabaya ke Lamongan. Itu yang akan jadi fokus kepolisian, bagaimana agar masyarakat dapat mudik dengan selamat, dan bagaimana mengatur pola jalur yang ada di Jatim.

Baca juga: Inovasi Humanis Ditlantas Polda Jatim Wujudkan Pelayanan Prima Menuju WBBM

Sementara itu, untuk data di Ditlantas Polda Jatim terkait jumlah kecelakaan di tahun 2020 dan 2021 per hari rata-rata meninggal 10 orang, dan itu saat ada pembatasan mudik lebaran. "Nah sekarang sudah diperbolehkan, berarti saya mengharapkan betul kerjasama kita semua warga masyarakat untuk menjaga keselamatan," lanjutnya.

Petugas sendiri untuk menjadikan pengendara tertib berlalu lintas selama mudik lebaran, nantinya akan tetap dilakukan penindakan. "Ingat penindakan bukannya harus menilang, tilang sudah secara elektronik tidak ada tilang manual. Ada 52 ETLE mobil yang tersebar, 72 titik ETLE yang statis," pungkasnya.(CS)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru