Masyarakat Pencalukan Bantu Padamkan Karhutla Gunung Arjuno

potretkota.com
Kebakaran hutan Gunung Arjuno.

Potretkota.com - Kelompok masyarakat Kelurahan Pencalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, turut membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno yang kini telah meluas hingga kawasan Kokopan, Senin (19/10/2026).

Sebanyak enam relawan mendaki melalui jalur pendakian Gunung Welirang via Tretes dengan membawa logistik berupa makanan dan minuman. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan relawan yang telah berada di lokasi titik api guna melakukan pemadaman karhutla.

Baca juga: Gubernur Jatim dan Bupati Pasuruan Gelar Rakor Karhutla Gunung Arjuno-Welirang

“Ini sudah kelompok ketiga yang berasal dari masyarakat Pencalukan yang naik ke Kokopan untuk membantu memadamkan karhutla di lereng Gunung Arjuno melalui pos pendakian Tretes,” kata M. Syaiful, petugas Pos 1 Pendakian Tretes Tahura R. Soerjo.

Ia menjelaskan, sejak Senin pagi, masyarakat Kelurahan Pencalukan bersama petugas Perhutani telah melakukan upaya pencegahan agar api tidak semakin meluas.

Baca juga: FPRB dan Baznas Sediakan Ribuan Porsi Makanan Siap Saji untuk Relawan Karhutla Gunung Arjuno

“Petugas dari Perhutani dan masyarakat Pencalukan membuat sekat bakar di perbatasan Tahura R. Soerjo dan kawasan Perhutani, di bawah Kokopan,” imbuh M. Syaiful.

Berdasarkan catatan di Pos 1 Pendakian Tretes Gunung Arjuno-Welirang, sudah ada tiga tim yang bergerak untuk membantu penanganan karhutla. Ketiga tim tersebut terdiri atas 15 orang dari Yayasan Gerojogan Sewu, 14 orang dari Tahura R. Soerjo, serta enam orang dari kelompok masyarakat Pencalukan.

Baca juga: Karhutla Gunung Arjuno, Tiga Desa Terkendala Pasokan Air Bersih

M. Syaiful menambahkan, enam relawan yang diberangkatkan pada Senin malam bertugas membawa tambahan logistik untuk mendukung relawan yang telah berada di kawasan Kokopan sejak pagi.

“Yang naik malam ini enam orang untuk menambah logistik bagi relawan yang berangkat tadi pagi ke Kokopan,” tutup M. Syaiful. (dyt)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru