Potretkota.com - PT Jasa Raharja Jawa Timur, mendatangi rumah Deryl Fida Febrianto korban Pesawat Lion Air JT 610. Kedatanganya dikawasan Jalan Simo Pohaman Baru Surabaya tak lain, berencana memberi santunan Rp 50 juta.
Kepala Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja Jawa Timur Yudi Prastowo kepada wartawan mengaku, pemberian ini merupakan intruksi dari kantor pusat, untuk menyampaikan rasa bela sungkawa sekaligus melakukan pendataan terhadap ahli waris.
Baca juga: Dump Truk Overload Sasak Minibus dan Pick Up, Makan Korban Jiwa
Apabila dinyatakan resmi sebagai korban oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri, maka pihak ahli waris berhak mendapatkan dana santunan oleh pemerintah melalui PT Jasa Raharja Rp 50 juta.
Untuk mendapatkan santunan, menurut Yudi Prastowo, keluarga hanya perlu menunjukkan beberapa surat seperti KTP, Kartu Keluarga (KK) dan apabila sudah menikah juga mencatumkan buku nikah.
“Yang pertama kedatangan kami ke rumah keluarga korban, untuk mengatakan berduka cita. Kita belum tau kondisi kejadiannya, belum ada kepastiannya, kalau lihat dari situasinya, apabila memang benar terjadi, maka kami dari Jasa Raharja akan memberikan santunan bagi ahli waris keluarga, dan akan mempercepat proses pencairannya. santunannya sesuai ketentuan dari Pemerintah Rp 50 juta,” kata Yudi Prastowo, Senin (29/10/2018).
Baca juga: Toyota Land Cruiser Terbalik usai Tabrak Trotoar
Yudi menambahkan, dari jumlah manifest Pesawat Lion Air JT 610, dua warga Jawa Timur diduga turut menjadi korban kecalakaan, diantaranya Deryl Fida Febrianto warga Surabaya dan Permadi warga Blitar Jawa Timur.
Baca juga: Pengendara Motor Sport Tewas di Frontage Ahmad Yani
Untuk diketahui, Pesawat Lion Air JT 610, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 Wib tujuan Pangkal Pinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628, dan ditemukan kandas di laut sebelah utara Karawang.
Pesawat regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8, dengan pimpinan Capt. Bhavye Suneja, Copilot Harvino dan 6 awak kabin ini membawa 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak, dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi. (Jar)
Editor : Redaksi