Potretkota.com - Enjel (19) korban cabul Kepada Desa (Kades) Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan, Selasa (10/9/2019).
Kedatangannya tak lain, mengadukan kisahnya saat dirayu Kades hingga hamil. Dihadapan polisi, perempuan asal Blitar ini mengaku tanggal 1 Agustus 2019 mendapat chatingan dari orang yang tidak dikenal sebelumnya. Setelah perkenalan baru tau kalau lawan bicara chatingan itu orang berpengaruh di Desa Lecari Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Kuasa Hukum Ganda Sebut Perkara 'Suka Sama Suka', Bantah Tuduhan Cabul
"Setelah basa basi meperkenalkan dirinya, kemudian tanggal 23 Agustus 2019, Kades Br ngajak ketemuan ke Tretes Kecamatan Prigen. Dan akhirnya diajak masuk ke Villa kamaran," kata Enjel.
Perempuan yang saat ini ngekos di Sidoarjo mengaku mau masuk kamar Villa karena bujuk rayu Kades Br. "Saya dijanjikan nikah sirih, di iming-iming uang dan perhiasan," akunya.
Baca Juga: Pelatih Karate Cabul Minta Penahanan Ditangguhkan
Setelah melakukan hubungan suami istri, tanggal 1 September 2019,Enjel menyadari kalau telat datang bulan. "Perut saya merasa mual dan setelah saya tespek hasilnya positif hamil. Selanjutnya saya minta pertanggung jawaban, akan tetapi Br selalu menghindar dengan alasan sibuk dan lain-lain," ujarnya.
Karena itu, Enjel mengaku kecewa apalagi oleh Kades disebutnya sebagai Purel. Karena sebutan Purel dianggap tabu dan sudah mencemarkan nama baiknya. "Terus terang saya kecewa sama Br, apalagi saya di tuduh seorang Purel. Padahal keseharian saya bekerja sebagai eye airelles attention jasa perias bulu mata alis, keliling dari rumah ke rumah," jelasnya.
Baca Juga: Gus Pesantren di Galis Bangkalan Terduga Pelaku Cabul Santriwati Ditetapkan Sebagai Tersangka
Mendapati pengaduan tersebut, meski korban Enjel belum membuat laporan polisi secara resmi, Ipda Sunarti penyidik PPA Polres Pasuruan berjanji akan segera melakukan pemeriksaan. "Kami juga masih mengumpulkan sejumlah bukti-bukti dan masih dalamproses," singkatnya. (Mat)
Editor : Redaksi