Potretkota.com - Bachrul Ulum bersama istri dan orangtunya asal warga Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan merasa kecewa dikarenakan tidak dapat berangkat ke tanah suci ibadah umroh. Hal ini disebabkan ada kebijakan pembatasan larangan pemberangkatan umroh oleh Kerajaan Arab Saudi dampak meluasnya Virus Corona.
Atas hal ini, Bahrul Ulum menyatakan tidak dapat berbuat apa-apa hanya merasa kecewa. Karena dua bulan sebelumnya, ia sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk berangkat ibadah umroh yang terjadwal 2 Maret mendatang. Diluar dugaan, ternyata ada halangan pemerintah Arab Saudi melarang pemberangkatan tersebut. Sebab kawatir wabah dampak meluasnya Virus Corona.
Baca Juga: Pembayaran 16 Ribu Pasien SKTM RSUD dr Ishak Disunat
"Sementara ini, kami masih menunggu kejelasannya. Saya harap, masih ada beberapa hari lagi, mudah - mudahan ada perubahan kebijakan pemerintah Arab Saudi, dan kunjungan umroh dibuka kembali, " kata Bahrul Ulum.
Baca Juga: Cegah Superflu, Warga Surabaya Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri
Bahrul Ulum juga menerangkan, bahwasanya satu rombongannya ada 12 orang. Mereka mayoritas tidak mengira ternyata ada saja hambatan dan halangan untuk menjalankan ibadah di Mekkah. "Sebelumnya kami sudah dihubungi sama pihak travel dan dikasih tahu kalau ada perubahan akan dikabari kembali. Cuma sementara ini, travel menyampaikan untuk umroh seperti akan diundur," terangnya.
84.855 Hal sama dialami oleh Nizar asal warga Kejayan. Penjadwalan berangkat ibadah ke tanah suci Mekkah bersama keluarganya Sabtu mendatang ternyata sia-sia. Padahal ia sudah menggelar tasyakuran dan telah mempersiapkan semuanya pemberangkatan. Ternayata ada kabar dari travel menginformasikan bahwa untuk sementara ada larangan untuk umroh dari Kerajaan Arab Saudi. Sebab mengkawatirkan dampak meluasnya Virus Corona.
Baca Juga: Rasiyo DPRD Jatim Dilaporkan, Demokrat Diam atau Melawan?
"Ya mau bagaimana lagi. Kami berharap semoga pemerintah Indonesia bisa mengupayakan kami agar tetap bisa berangkat ke Mekkah. Kami sudah menantikan momen ini, kami sangat tidak berharap ini gagal," pungkas Nizar. (Mat)
Editor : Redaksi