Makam Islam Tembok Gede Siap Terima Mayat Teroris

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Kepala Cabang Makam Islam Tembok Gede Surabaya, Prastyono, siap menampung Dita Oepriarto, teroris yang tewas saat bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Minggu (13/5/2018) kemarin.

Menurut Prastyono, tidak ada penolakan terhadap pelaku bom yang ber-KTP Surabaya. "Makam ini kan makam umum. Jadi siapapun warga Surabaya bisa dimakamkan disini," kata Prastyono pada Potretkota.com.

Baca Juga: Umar Patek Dulu Peracik Bom Sekarang Bikin Kopi Rempah

Prastyono juga membeberkan jika sejak peristiwa peledakan tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) lalu, sekitar pukul 15.00 Wib, dirinya dihubungi oleh Kepala UPTD (Unit Pelaksanaan Teknis Daerah) Pemakaman, DKRTH (Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau) Kota Surabaya.

"Bapak Kepala UPTD memerintahkan saya untuk menyiapkan lahan untuk pemakaman terduga (Dita, red)," terang Prastyono.

Baca Juga: Korban Bom Gereja IPDA Ahmad Nurhadi jadi Inspirasi Hari Bhayangkara ke 79

Sejak Minggu sore itulah, Prastyono memastikan akan menyiapkan lahan makam di komplek makam tersebut. Ia memastikan, lahan makamnya sudah tersedia. Namun, hingga Rabu (16/5/2018) sore, jasad teroris (Dita) tak kunjung dibawa ke makam itu.

"Intinya kami sudah siapkan. Jika dikirim kesini jenasahnya, lahan makamnya sudah siap," tegas Prastyono.

Baca Juga: Gudang di Margomulyo Permai Digeledah Densus 88

Meski kuburan sudah disiapkan, hingga berita ini diunggah, keluarga Dita yang berada di kawasan Jalan Tembok Dukuh Gang 5 belum juga menemui pihak Makam Islam Tembok Gede Surabaya. (Hyu)

Berita Terbaru