Potretkota.com - Delapan tahun sudah, Jazz Traffic Festival (JTF) mewarnai perhelatan musik di Tanah Air. Kali ini, IndiHome Jazz Traffic Festival 2018, menyajikan kolaborasi antargenre musik rock, tanpa meninggalkan musik jazz itu sendiri sebagai nyawa JTF.
Chairman IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 Errol Jonathans pada wartawan mengatakan, ada karakter yang khas dalam perhelatan JTF kali ini. "Tahun ini, kolaborasi beragam genre musik dengan jazz lebih banyak, lebih kaya," ujarnya, Rabu (22/8/2018).
Baca Juga: Cerita Cinta Anji Dalam Single Kamulah Orangnya
Salah satu contoh, ada unsur rock yang cukup kuat. "Karena yang dia ajak itu, komposisi player-nya adalah musisi Heavy Metal. Cuma Indra Lesmana yang jazz. Ini sebuah konsep, yang untuk pergelaran jazz di Indonesia, sesuatu yang baru," ujar Errol Jonathans.
Musisi lain yang mengusung unsur rock di JTF kali ini adalah Gilang Ramadhan Blue and Eet Sjaharanie Black. Eet Sjahranie, sebagaimana diketahui, adalah gitaris grup rock legendaris God Bless. Lalu ada Padi Reborn. Band yang digawangi Fadli, Piyu dan kawan-kawan ini memang lebih banyak dikenal mengusung musik pop-rock.
Baca Juga: Surabaya Membara, Peserta Band Tembus Semarang
"Saya melihat, dibandingkan tahun sebelumnya, unsur rock cukup menonjol di JTF tahun ini," tambah Errol Jonathans.
Berdasarkan sejarahnya, konsep jazz-rock sebenarnya sudah muncul sejak 70-an silam. Beberapa grup musisi yang menonjol di eranya antara lain John Mc Laughlin (Mahavishnu Orchestra) dan Weather Report.
Baca Juga: Kotak Band Minta Maaf Kepada Pasien RSUD Bangil
Rencana, konsep ini kembali digelar akhir Agustus 2018 di Surabaya. Selain Indra Lesmana, Surya Sewarna feat Dewa Bujana, juga ada Idang Rasjidi, dan Dwiki Dharmawan. Lalu ada Sandy Winarta Space Traveler, Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi, Syaharani and Queenfireworks, juga grup Kayon-Indra Pra Gilang. Pesta Musik ini rencana juga menghadirkan Tom Grant musisi legendaris Amerika Serikat.
Artis lain yang turut meramaikan 5 panggung JTF 2018 diantaranya grup Hivi, Yura Yunita, Kunto Aji, Raisa dan Isyana Sarasvati, Tulus, Via Valen, Gamaliel Audrey Cantika (GAC) serta Mohammad Istiqamah Djamad. (Her)
Editor : Redaksi