Potretkota.com - Kebakaran yang melanda Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUD Dr. Soetomo pada Jumat pagi, 15 Mei 2026, kini memasuki tahap penyelidikan kepolisian.
Aparat Polsek Gubeng bersama tim Inafis bersiap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api yang menyebabkan satu pasien meninggal dunia.
Baca Juga: Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Selebgram sebagai Orang Ketiga di Balik Perceraian Yunus Mahatma
Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto mengatakan proses penyelidikan akan dilakukan setelah lokasi sepenuhnya diserahkan oleh petugas pemadam kebakaran. Polisi juga membuka kemungkinan melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Kami membenarkan telah terjadi kebakaran di RSUD Dr. Soetomo. Alhamdulillah, api dapat segera dikuasai oleh petugas pemadam kebakaran,” ujar Kompol Eko.
Meski api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, petugas masih melakukan proses pembasahan dan pengeluaran asap dari dalam gedung. Asap tebal sempat memenuhi sejumlah lantai dan berdampak pada pasien yang menjalani perawatan di gedung jantung tersebut.
“Nanti setelah lokasi diserahkan oleh pihak pemadam kepada kami, akan dilakukan identifikasi bersama Inafis. Jika diperlukan, kami juga akan melibatkan Labfor dan pihak terkait lainnya,” katanya.
Baca Juga: Nenek dan Cucu Tewas dalam Kebakaran Rumah Servis Motor
Polisi saat ini masih mendata para saksi dan meminta keterangan dari petugas rumah sakit maupun tim pemadam kebakaran guna membantu proses penyelidikan.
“Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui titik awal munculnya api serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian,” lanjutnya.
Berdasarkan data sementara, satu pasien dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Korban diketahui bernama Sutaji, 46 tahun, warga Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Baca Juga: Duka Mendalam Akibat Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo
Korban merupakan pasien cuci darah yang tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU lantai enam Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUD Dr. Soetomo.
“Informasinya, satu pasien meninggal dunia dan satu pasien lainnya masih dalam penanganan pihak rumah sakit,” tutur Kompol Eko.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran di Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUD Dr. Soetomo Surabaya masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. (KF)
Editor : Redaksi