Potretkota.com - Kapal KM Gerbang Samudra I miik PT Gerbang Samudra Sarana yang terbakar di Karang Jamuan, Minggu (2/12/2018) dini hari, masih belum menemukan Nahkoda Soehaldani, Kadet Nurul Fardillah dan Sirka Mala Marifat.
Karena dianggap tidak koperatif, Lexi saudara Nahkoda Soehaldani langsung melabrak manajemen. “Saya disuruh menunggu dan menunggu, tidak ada kepastian, belum ada kabar. Bagaimana ini?,” keluhnya, Senin (3/12/2018).
Baca Juga: Gudang Perabotan Rumah Tangga di Margomulyo Terbakar
Selain ini, Soib salah satu sopir ekspedisi Inikayah yang kebetulan armadanya ikut terbakar mengaku masih dijanjikan ganti rugi 100 persen. “Kata perusahaan, asuransi ganti rugi akan dikeluarkan 1-2 bulan lagi,” akunya.
Baca Juga: Pelindo Pastikan Pelabuhan di NTT Beroperasi Normal Pasca Gempa
Sementara, Deni Anggoro Manager Operasional PT Gerbang Samudra Sarana mengaku masih proses pencarian. Menurutnya, saat ini kapal dalam proses pendinginan. “Masih tahap pendinginan,” dalihnya.
Menurut Deni, jumlah manifest penumpang kapal yang rencana berangkat ke Banjarmasin mulai ABK hingga penumpang mencapai 130 orang. “Itu jumlah orangnya saja, kalau untuk kendaraan saya lupa datanya,” dalihnya.
Baca Juga: Tangis di Balik Putusan Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak
Terpisah, Mohammad Edo Priambodo Kepala Kamar Mesin KN SAR Widura yang ikut meakukan pencarian masih belum berani mendekati kapa terbakar. Sebab, panas kapal terasa hingga 30 meter. “Pada saat pencarian korban hilang, api muncul lagi. Kami belum bisa mendekat karena ada ledakan-ledakan kecil yang membahayakan,” pungkasnya. (Hyu)
Editor : Redaksi