Potretkota.com - Rokayah (22) ibu hamil 8 bulan nekat membawa kabur motor orang yang baru dikenalnya, karena alasan butuh biaya persalinan. Motor hasil kejahatan, oleh warga Tambak Asri Surabaya dijual ke Madura.
Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya, Kompol Masdawati Saragih mengatakan, motor dijual seharga Rp 7 juta. “Oleh pelaku uang hasil jual motor, yang Rp 5 juta dibelikan motor lagi, sisanya Rp 2 juta dibuat biaya persalinan,” katanya baru-baru ini.
Baca juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri
Kepada polisi, Rokayah mengaku berbuat jahat karena suami tidak lagi memberi nafkah. Modus yang dilakukan, yakni berpura-pura dapat mencarikan pekerjaan kepada korban. Meski baru berkenalan, korban percaya saja ketika tersangka meminjam motornya beralasan guna menjemput orang yang akan memberikan pekerjaan kepada korban. Namun, ketika ditunggu hingga berjam-jam, tersangka tak pernah kembali. (Jar)
Baca juga: Gondol Meteran PDAM, Pelaku Nyaris Dihakimi Massa di Bulak Rukem
Editor : Redaksi