Potretkota.com - Sebuah organisasi kemanusiaan yakni Aksi Cepat Tanggap (ACT) kirim bantuan 10 ribu ton beras. Beras tersebut dikirim melalui kapal kemanusiaan Palestina, di Terminal Petikemas, Tanjung Perak Surabaya, Rabu (21/2/2018).
Bantuan sebanyak itu dari masyarakat indonesia ke rakyat Palestina. Yang saat ini masih terjadi krisis kemanusiaan selama lebih dari 5 dekade. "Ini adalah pengiriman bantuan kemanusiaan tahap pertama dari masyarakat Indonesia untuk Palestina," kata Presiden ACT Ahyudin, saat hendak memberangkatkan bantuan beras.
Baca juga: Jelang HUT RI ke 79, Pelindo 3 Adakan Khitan Gratis Metode Smartklamp
Sebelum memberikan bantuan, pihaknya (ACT) sudah melakukan survei ke lokasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat Palestina. "Hasil survei oleh relawan kami, masyarakat Palestina membutuhkan sedikitnya 10 ribu ton beras," katanya.
Baca juga: Warga Terdampak Bencana Asap Sampit Dapat Bantuan Masker dan Suplemen Gratis
Bantuan merupakan tahap awal dari masyarakat Jawa Timur, diantaranya yakni Bojonegoro, Ponorogo, Ngawi, dan Jawa Tengah, yaitu Sragen, Purwodadi, Rembang, dan Blora. "Nanti, setelah ini, akan kami berangkatkan secara bertahap dari lima pelabuhan, mulai dari Medan sampai Kalimantan," tambahnya,
Baca juga: PT BIMA Anak Usaha BJTI Berbagi Berkah Ramadan
Pengiriman tersebut bekerja sama dengan perusahaan pelayaran PT Samudera Indonesia, diperkirakan sampai di Palestina paling lambat dalam 45 hari. "Kapal berlabuh di sebuah pelabuhan di Israel. Dan kami bekerja sama dengan sebuah perusahaan di Israel untuk mengirimkan bantuan melalui jalur kereta api menuju ke Palestina," pungkasnya. (Am)
Editor : Redaksi