Potretkota.com - Proyek pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan permukiman di Sumber Jaya, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, terkesan ngawur dan lamban.
Pasalnya, proyek konstruksi jalan paving baru dengan lebar 2 meter ketebalan mencapai 6 meter yang didanai Pemkot Surabaya membuat akses jalan menuju permukiman warga menjadi berlumpur. Akibat pekerjaan ngawur, truk yang lewat terbalik ketambak warga.
Baca juga: Desak Audit Total, AMAK Soroti Revitalisasi Pasar Keputran
Wanto, salah satu warga sekitar mengaku, saat melintas disepanjang jalan pengerjaan proyek tersebut merasa terganggu dengan jalan yang becek akibat pengerjaan yang awur-awuran. "Apalagi saat hujan tiba, sepanjang jalan proyek seperti lumpur," katanya, Kamis (29/03/2018).
Baca juga: DPRD Soroti Pemasangan Tiang dan Kabel Wifi di Kota Pasuruan
Menurut wanto, pihak pengawas dari kontraktor CV Rizquna tidak peduli dengan kondisi jalan licin akses menuju permukiman warga. "Satu hari yang lalu, akibat tumpukan batu material dengan kondisi jalan yang tak memungkinkan, truk pengangkut bahan material proyek terguling kedalam tambak warga," tambahnya.
Wanto berharap pihak kontraktor memperhatikan tentang Standard Operating Procedure (SOP) yang diberikan Pemkot Surabaya, sehingga tidak mengganggu akses jalan menuju permukiman warga. "Jika hal tersebut tidak dihiraukan pihak kontraktor, kami selaku warga Sumberjaya akan bertindak untuk menghentikan sementara aktivitas pekerja," ancamnya.
Baca juga: Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya Ingat Terima Uang dari PT Arisco Cipta Graha Sarana Rp100 Juta
Sementara, Haris dikonfirmasi Potretkota.com mengaku, sebagai pengawas proyek pengerjaan pavingisasi mengakui lambatnya pengerjaan karena terkendala kurangnya tenaga kerja. "Lamanya pengerjaan akibat terkendala tenaga pekerja," dalihnya. (Tio)
Editor : Redaksi