Potretkota.com – Diduga memiliki masalah asmara, seorang pria berinisial MA, asal Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya.
Pria 22 tahun ini pertama kali ditemukan oleh orang tuanya, Amaq Hernawati, saat akan keluar rumah. Ketika membuka pintu gerbang, orang tua korban yang dikenal warga sekitar dengan sebutan Makrifat, melihat MA anaknya sudah tewas tergantung dengan seutas tali nilon warna biru di pohon mangga.
Baca juga: Biadab! Ibu Muda di NTB Gigit Bayinya Hingga Tewas
“Melihat korban dalam keadaan tergantung, saksi berteriak sehingga tetangga sekitar tempat kejadian ramai berdatangan. Selanjutnya korban diturunkan dengan dibantu oleh warga sekitar,” kata Kapolsek Praya Timur IPTU Sayum.
Dari keterangan saksi-saksi yang berhasil dihimpun, Penyidik Polsek Praya Timur mendapatkan keterangan bahwa sebelum ditemukan meninggal, Makrifat pada malam sebelumnya sempat mendengar korban berkomunikasi dengan pacarnya.
Baca juga: Puncak Rangkaian Festival Tambora Tahun 2022
“Berdasarkan hasil pengecekan HP korban, ditemukan beberapa kali panggilan masuk, panggilan keluar dan SMS yang diduga pacar korban yang isinya, ‘muk telang gare2 kmu Jak solah2 bae angen mu aok’ (kalau saya hilang gara-gara kamu bagus-bagus perasaannya ya),” jelas Sayum.
Adapun dugaan sementara, MA melakukan aksi gantung diri, diduga karena adanya permasalahan dengan pacarnya. Dari hasil pemeriksaan luar dari PKM Mujur bahwa pada tubuh MA ada bekas luka di leher bekas jeratan tali, retina mata membesar yang merupakan tanda-tanda MA meninggal karena gantung diri.
Baca juga: Lagi, Teror Panah Terhadap Warga Kembali Terjadi
“Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah, yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan dan saat ini jenazah korban sedang disemayamkan di rumah duka,” tutup Sayum.(Aa)
Editor : Redaksi