Potretkota.com - Kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) terjadi di jalan tol Lampung atau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, pemilik SPBU mengalami kerugian hingga Rp 200 Juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran di SPBU Rest area Km 20 B desa kuripan kecamatan penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung tersebut terjadi pada Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Baca juga: Dump Truk Overload Sasak Minibus dan Pick Up, Makan Korban Jiwa
kebakaran yang terjadi pada mesin pom dispenser nomor 4 di SPBU tersebut akibat ditabrak oleh truk jenis cold diesel warna kuning. Sehingga mesin mengeluarkan api dan hangus terbakar.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Lampung Selatan, AKP Jonnifer Yolandra membenarkan adanya pristiwa kebakaran yang terjadi di SPBU Rest Area Jalan Tol Trans Sumatera tersebut.
AKP Jonnifer Yolandra menjelaskan, berdasarkan rekaman video CCTV yang terpasang di lokasi kejadian, terbakarnya salah satu mesin pompa di SPBU tersebut terjadi akibat ditabrak kendaraan jenis truk.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara), kronologi kejadian itu berawal ketika sebuah Truk Colt Diesel yang belum diketahui nomor kendaraanya berjalan dari arah parkiran menuju jalan keluar Rest area.
Baca juga: Mobil Kijang Tiba-tiba Terbakar Dalam Garasi Rumah Warga
Saat melintasi tempat pengisian BBM, diduga Truck Colt Diesel warna Kuning tersebut berjalan dengan kecepatan tinggi, sedangkan kontur jalan di TKP halus dan basah, sehingga mengakibatkan ban belakang Kendaraan Truk Colt Diesel warna Kuning tersebut tergelincir.
"Saat tergelincir itu, bak sebelah kanan Kendaraan Truck tersebut menabrak Dispenser/pompa BBM sehingga menyebabkan kebakaran," kata AKP Jonnifer Yolandra.
Menurut AKP Jonnifer Yolandra, salah satu mesin pompa di SPBU tersebut ditabrak bagian belakang truk, setelah ditabrak langsung terbakar mengeluarkan api. Kedua operator yang ada di lokasi langsung melompat untuk menghindari api. Sementara itu, truk yang menabrak Dispenser SPBU yang belum diketahui nomor polisi tersebut langsung melarikan diri.
Baca juga: KSOP Tanjung Perak Masih Mencari Penyebab Kebakaran Kapal SPIL
"Usai menabrak Dispenser atau Pompa Bahan Bakar Minyak (BBM), truk berwarna kuning tersebut langsung kabur," ujar AKP Jonnifer Yolandra.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan ini juga mengungkapkan, terkait pristiwa tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PJR Polda Lampung untuk menangkap pengemudi yang menyebabkan kebakaran. "Kalau korban orang nggak ada sama sekali. Tapi pemilik SPBU mengalami kerugian sekitar Rp200 juta," tutup AKP Jonnifer Yolandra. (Rio)
Editor : Redaksi