Potretkota.com - Hasil ungkap Operasi Pekat Semeru yang digelar mulai 21 Mei-1 Juni 2018 Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamakan premanisme sebanyak 450 orang, perjudian 20 orang, pelaku narkoba 11 orang, pelaku miras 9 orang dan kejahatan prostitusi 36 orang.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengaku, selain operasi semeru, akan disambung dengan kegiatan Operasi Ketupat.
Baca juga: Belasan Motor Digagalkan Satlantas Polres Pasuruan
"Kegiatan ini bertujuan agar dibulan Ramadhan situasi kamtibmas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak aman semua," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto kepada Potretkota di Mapolsek Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (4/6/2018).
Baca juga: 12 Warga di Banjarangkan Terjaring Razia Tanpa Identitas
AKBP Antonius Agus Rahmanto menambahkan, untuk kasus perjudian dan narkoba yang lagi disidik akan segara maju ke sidang. Sedangkan preman dan pelaku diluar nikah yang tertangkap di kos-kosan dan hotel akan dikembalikan kerumah.
"Kami melakukan melakukan pengamanan terhadap para pelaku setelah dibina kami kembalikan ke rumah.kata," terang AKBP Antonius Agus Rahmanto.
Baca juga: Polantas Surabaya Kembali Terapkan Tilang Manual
Perlu diketahui untuk masalah narkoba masih mendominasi dalam hasil ungkap tersebut dan untuk Operasi Pekat Semeru 2018 Polres Pelabuhan Tanjung Perak masuk peringkat ke-5 Polda Jatim. (Tio)
Editor : Redaksi