Potretkota.com - Turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) disorot Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS), salah satunya pada Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya.
Ketua KBRS Nasirudin kecewa, Dishub Pemkot Surabaya tidak bisa penuhi target PAD dari sektor parkir Rp101 miliar. "Saya menduga ini ada kebocoran," tegasnya.
Baca juga: Desak Audit Total, AMAK Soroti Revitalisasi Pasar Keputran
Nasir sapaan akrab Ketua KBRS heran, sebelumnya PAD parkir pernah tembus 100 persen, tapi semakin tahun malah menurun. "PAD sektor parkir pernah turun karena pandemi covid 19, kalau sekarang PAD tidak target alasannya apa lagi?" ujarnya bertanya-tanya, Selasa (11/2/2025).
Sementara, dari sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PD Pasar Surya juga layak disorot. Alasannya, pergantian pimpinan yang baru tidak merubah segalanya, termasuk pengembalian beberapa aset yang hilang, juga perubahan fungsi pasar di beberapa tempat.
Baca juga: Penasihat Hukum Terdakwa Pinca Bank UMKM Jatim Minta Tersangka Baru, Jaksa Jombang: Engga Ada
"Saya melihat pimpinan baru tidak ada perubahan, kesannya hanya menikmati gaji buta saja," katanya.
Karena itu, Nasir meminta agar Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi mampu merombak jajarannya yang mempunyai kinerja buruk.
Baca juga: DPRD Soroti Pemasangan Tiang dan Kabel Wifi di Kota Pasuruan
"Kami minta agar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan evaluasi secara serius terhadap kinerja anak buahnya," jelasnya. (Hyu)
Editor : Redaksi