Potretkota.com - Sebuah video viral memperlihatkan tiga emak-emak yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di sebuah toko vape di kawasan Bubutan, Surabaya.
Dalam video yang beredar, terlihat tiga emak-emak tersebut mendatangi toko vape dan meminta sumbangan untuk perayaan HUT RI ke-80. Namun, masalah muncul ketika sumbangan yang diberikan oleh pemilik toko dianggap tidak sesuai dengan harapan mereka.
Pemilik toko vape, Kevin William mengatakan, ketiga emak-emak tersebut meminta sumbangan dengan nominal antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta.Ia mengaku hanya bisa memberikan sumbangan seikhlasnya, namun hal itu justru membuat mereka marah.
"Saya sudah memberikan sumbangan, tapi mereka malah marah-marah karena nilainya tidak sesuai dengan yang mereka inginkan," ujar Kevin, Selasa (12/8/2025).
Kevin juga menambahkan, bahwa kejadian serupa sudah terjadi sebelumnya. "Tahun lalu juga seperti ini, mereka meminta sumbangan dengan nominal yang sudah ditentukan," ungkapnya.
Video ini pun menjadi viral di media sosial dan menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan emak-emak tersebut dan menganggapnya sebagai bentuk pungli yang meresahkan. (H2/KF)
Baca juga: Hakordia 2025, Kejari Tanjung Perak Tingkatkan Lidik Kasus Korupsi Laporan Masyarakat
Editor : Redaksi