Jemaah Haji Kloter 12 Meninggal Dunia Saat Perjalanan Pulang

potretkota.com
Jemaah Haji meninggal dunia di jemput ambulance.

Potretkota.com - Suasana duka menyelimuti kedatangan jemaah haji Kloter 12 di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Kamis (4/6/2026) kemarin. Dua jemaah dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan pulang menuju Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Satu jemaah meninggal dunia saat masih berada di dalam pesawat dalam perjalanan menuju Indonesia. Sementara satu jemaah lainnya berpulang ke rahmatullah di dalam bus ketika perjalanan dari Bandara Juanda menuju Asrama Haji Debarkasi Surabaya.

Baca juga: Cerita Tenaga Kesehatan Haji RS al-Irsyad Surabaya, dari Keterlambatan Visa Hingga ikut Ibadah

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan mengatakan kedua kasus kematian tersebut terjadi saat proses kepulangan jemaah dari Tanah Suci.

"Satu jemaah meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan menuju Indonesia, sedangkan satu jemaah lainnya meninggal dunia di dalam bus dalam perjalanan dari bandara ke Asrama Haji Surabaya," ujar Rosidi.

Menurut Rosidi, hingga hari keempat proses debarkasi, total jemaah haji Embarkasi Surabaya yang meninggal dunia mencapai 49 orang.

"Sampai saat ini tercatat 49 jemaah haji Embarkasi Surabaya meninggal dunia. Sebanyak 47 orang wafat di Arab Saudi dan dua orang meninggal saat perjalanan pulang ke Indonesia," katanya.

PPIH masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian kedua jemaah tersebut. Namun berdasarkan indikasi awal, keduanya diduga mengalami gangguan jantung yang dipicu oleh kondisi fisik setelah menjalani ibadah haji.

Baca juga: Jemaah Asal Sukomanunggal Pilih Jalur Mandiri untuk Berangkat Haji

"Kasus yang terjadi di pesawat maupun di bus diduga berkaitan dengan serangan jantung," jelas Rosidi.

Ia menambahkan, kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang juga dapat memicu munculnya penyakit penyerta yang sebelumnya dalam kondisi terkendali.

"Kelelahan pascaibadah haji dapat menjadi faktor yang memicu kambuhnya penyakit penyerta yang sebelumnya terkontrol," tambahnya.

Baca juga: Lansia Penjual Lontong Balap dan Bubur Sumsum Asal Sidoarjo Menjemput Mimpi ke Tanah Suci

Untuk mengantisipasi risiko kesehatan pascakepulangan, PPIH Debarkasi Surabaya terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci. 

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Pemeriksaan kesehatan berlapis juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi ke Indonesia. (KF)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru